“Direktur BUMDes Gemilang, Yanto Ibrahim, menyatakan bahwa unit usaha ini diproyeksikan menghasilkan ratusan butir telur per hari saat memasuki puncak masa produksi. Telur-telur tersebut diprioritaskan untuk …”
GORONTALO, KLIKINDONESIA.CO — Pemerintah Desa Pilohayanga memperkuat kemandirian ekonomi warga dan ketahanan pangan lokal melalui langkah konkret. Memanfaatkan penyertaan modal Dana Desa sebesar Rp140 juta, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gemilang resmi meluncurkan unit usaha baru budidaya ayam petelur dengan populasi awal 500 ekor.
Inisiatif ini dirancang untuk memaksimalkan potensi desa sekaligus merespons tingginya kebutuhan telur ayam di pasar lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alokasi Anggaran dan Fasilitas Produksi
Suntikan dana Rp140 juta dialokasikan untuk membangun ekosistem peternakan modern dan terintegrasi, yang meliputi:
• Konstruksi Kandang: Pembangunan kandang sistem baterai berkapasitas 500 ekor dengan sirkulasi udara optimal.
• Pengadaan Bibit Unggul: Pembelian 500 ekor bibit ayam siap bertelur (point of lay) berkualitas tinggi.
• Pakan dan Nutrisi: Penyediaan stok pakan bernutrisi, vitamin, dan obat-obatan untuk menjaga kebugaran ternak selama fase awal produksi.
• Peralatan Operasional: Pemasangan instalasi pakan dan sistem air minum otomatis guna meningkatkan efisiensi harian.
Prospek Usaha dan Dampak Ekonomi
Direktur BUMDes Gemilang, Yanto Ibrahim, menyatakan bahwa unit usaha ini diproyeksikan menghasilkan ratusan butir telur per hari saat memasuki puncak masa produksi. Telur-telur tersebut diprioritaskan untuk memasok kebutuhan konsumsi warga Desa Pilohayanga dengan harga terjangkau sebelum didistribusikan ke pasar yang lebih luas.
Inisiatif ini menyerap tenaga kerja lokal sebagai pengelola harian kandang sekaligus ditargetkan mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).
”Unit ayam petelur ini melanjutkan portofolio usaha kami sebelumnya, seperti ayam pedaging, penggemukan sapi, hingga pembiayaan modal berbunga rendah bagi petani padi. BUMDes berkomitmen penuh terus menggerakkan roda perekonomian Desa Pilohayanga,” ujar Yanto.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi erat bersama jajaran Pemerintah Desa. “Kami terus berkolaborasi dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan seluruh perangkat yang sangat progresif serta proaktif mendorong kemajuan desa.”
Kepala Desa Pilohayanga Taufin Husa, SP menargetkan pengelolaan unit usaha baru ini berjalan transparan dan profesional, sehingga investasi ratusan juta rupiah tersebut memberikan multiplier effect jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut mendapat persetujuan dari BPD dan mendorong ekonomi untuk berorientasi sebagai bagian dari pengawasan program BUMDes*[]
Penulis : Roy Setiawan Talib
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia.co













Komentar