Bukan Karena Antre Cuci Darah, RSUD Toto Kabila Buka Suara soal Pasien Meninggal Akibat Komplikasi Berat

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Direktur RSUD Toto Kabila, Hi. Iwan Usman., SKM, S.Kep, Ns, M.Si

Direktur RSUD Toto Kabila, Hi. Iwan Usman., SKM, S.Kep, Ns, M.Si

Menepis tudingan pengabaian selama menunggu jadwal cuci darah, Iwan menegaskan penanganan darurat telah diberikan secara intensif sejak awal kedatangan. Tindakan tersebut mencakup …

 

BONE BOLANGO — Manajemen RSUD Toto Kabila meluruskan isu viral mengenai seorang pasien yang dikabarkan meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan layanan cuci darah (hemodialisis).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rekam medis resmi, pasien tiba di rumah sakit dalam kondisi kritis dengan komplikasi multi-organ yang berat.

Direktur RSUD Toto Kabila, Iwan Usman, kepada media mengungkapkan bahwa pasien datang dengan keluhan lemas serta sesak napas akut. Tim medis langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan menyeluruh.

​”Hasil diagnosis klinis menunjukkan pasien mengalami radang paru berat (pneumonia skor CURB-65 level 3), anemia berat, dan pemburukan fungsi ginjal mendadak pada gagal ginjal kronis stadium akhir,” jelas Iwan, Selasa (6/10/2026).

​Menepis tudingan pengabaian selama menunggu jadwal cuci darah, Iwan menegaskan penanganan darurat telah diberikan secara intensif sejak awal kedatangan. Tindakan tersebut mencakup:

• ​Pemantauan ketat tanda-tanda vital dan keseimbangan cairan tubuh secara berkala.

• ​Pemberian terapi oksigen berkelanjutan.

• ​Pemberian infus cairan khusus ginjal, cairan kristaloid, serta koreksi medikamentosa.

​Terkait proses hemodialisis, Iwan menjelaskan bahwa tindakan medis berisiko tinggi tersebut memerlukan tahapan edukasi dan persetujuan keluarga (informed consent). Selama koordinasi dan persiapan fasilitas cuci darah berjalan, tim medis tetap aktif menstabilkan sistem pernapasan dan infeksi paru pasien.

​Namun, kondisi klinis pasien mendadak menurun drastis. Saat tim medis bersiap melakukan tindakan penyelamatan darurat, pihak keluarga mengambil keputusan untuk menolak prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP). Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.30 WITA dengan didampingi keluarga serta perawat jaga.

​Pihak rumah sakit menegaskan narasi yang menyebut pasien meninggal semata-mata karena “antre cuci darah” adalah keliru dan mengaburkan fakta medis yang sebenarnya.

RSUD Toto Kabila menyatakan tetap terbuka terhadap evaluasi publik, sembari berkomitmen menjaga etika kerahasiaan medis dan mengedepankan keselamatan pasien dalam setiap penanganan.***

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Momentum Politik, Golkar Bone Bolango Tebar Ratusan Paket Sembako RH For RH di Bone Pantai
Amankan Aset Umat, Kejari Bone Bolango Fasilitasi Penerbitan 45 Sertifikat Tanah Wakaf
Perkuat Pembinaan Umat, DPD Satkar Ulama Bone Bolango Sambangi Belasan Majelis Taklim
JAKSA KOSTAN, Kejaksaan Fasilitasi Sinergi Kantor Pertanahan dan Pemda Bone Bolango
RSUD Toto Kabila Bantah Isu Anak Emas Pejabat, Prioritas Medis Tetap Mengacu Triase
Inkindo Gorontalo: Semangat Sumpah Pemuda Adalah Komitmen Profesionalisme dan Pembangunan Berkelanjutan
Pemda Bone Bolango Tegaskan Tidak Ada Hubungan antara Postingan Istri Bupati dengan Honor Nakes yang Tertunda
Songsong Satu Abad Sumpah Pemuda: Ketum Kadin Gorontalo Andi Ilham Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:55 WIB

Bukan Sekadar Momentum Politik, Golkar Bone Bolango Tebar Ratusan Paket Sembako RH For RH di Bone Pantai

Sabtu, 7 November 2026 - 18:44 WIB

Amankan Aset Umat, Kejari Bone Bolango Fasilitasi Penerbitan 45 Sertifikat Tanah Wakaf

Jumat, 6 November 2026 - 21:51 WIB

Perkuat Pembinaan Umat, DPD Satkar Ulama Bone Bolango Sambangi Belasan Majelis Taklim

Jumat, 6 November 2026 - 16:04 WIB

JAKSA KOSTAN, Kejaksaan Fasilitasi Sinergi Kantor Pertanahan dan Pemda Bone Bolango

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

RSUD Toto Kabila Bantah Isu Anak Emas Pejabat, Prioritas Medis Tetap Mengacu Triase

Berita Terbaru