Polda Tak Lagi Dipercaya, Mahasiswa Laporkan Dugaan Beking Tambang ke Mabes Polri

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO [KLIKINDONESIA.CO] – Suasana di depan Mapolda Gorontalo memanas setelah puluhan mahasiswa dari Aliansi Pemuda dan Rakyat Gorontalo Peduli Lingkungan (APGPL) turun ke jalan.

Aksi ini merupakan bentuk keresahan terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang semakin menggila di Kabupaten Pohuwato.

Massa yang datang dengan spanduk dan pengeras suara menyampaikan tiga poin tuntutan utama. Ketiganya langsung ditujukan kepada institusi kepolisian, khususnya Polda Gorontalo.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Dalam orasinya, massa menekankan agar Polda mengusut tuntas keberadaan tambang ilegal yang menggunakan alat berat. Mereka menyoroti figur yang disebut-sebut terlibat langsung di lokasi tambang.

Tiga tuntutan utama mereka adalah:

  1. Mendesak aparat menindak semua pihak yang terlibat dalam operasi tambang ilegal, termasuk sosok bernama Albert;
  2. Memastikan penertiban alat berat dilakukan adil dan menyeluruh tanpa pilih kasih;
  3. Mendorong Kapolda lewat Dirkrimsus menginvestigasi dugaan beking aparat terhadap kelompok “Tim Joker,” yang dituding sebagai mafia tambang.

Nama Kombes Ahmad Disebut, Mahasiswa Minta Klarifikasi

Orasi yang berlangsung penuh emosi itu juga menyinggung langsung nama salah satu petinggi Polda. Mahasiswa menuntut kejelasan atas dugaan keterlibatan perwira menengah polisi dalam aktivitas tambang.

“Ada nama Kombes Ahmad, kami minta klarifikasi dari pihak Polda Gorontalo. Bahwa otak dan dalang dari permainan di PETI Pohuwato adalah beliau jangan sampai dugaan ini benar-benar terjadi,” tegas Kevin dalam orasinya.

Ia juga menduga pengaruh Kombes Ahmad begitu besar dalam tubuh institusi kepolisian daerah.

“Jadi kami minta ke Polda Gorontalo untuk segera menindak, mencari tau dan menyelidiki apakah benar di atas Kombes Rudi ada Kombes Ahmad,” lanjutnya.

Laporan ke Mabes Polri: Bukti Ketidakpercayaan

Tidak puas hanya dengan aksi di Gorontalo, APGPL membawa perkara ini ke tingkat pusat. Menurut juru bicara aksi, Arya Sahrain, mereka telah mengirimkan tim ke Mabes Polri.

“Jadi selain di Polda, tim kami saat ini sudah menuju ke Mabes untuk melaporkan maraknya pelaku PETI di Pohuwato sekaligus adanya oknum-oknum pejabat Polda yang diduga membekingi aktivitas tersebut,” ujarnya kepada media.

Alasan mereka sederhana: tidak lagi percaya pada aparat lokal

“Dengan bukti yang ada maka kami yakin 100 persen Mabes akan menindaklanjutinya. Sementara di Polda hanya 20 persen, sementara 80 persen pihak Polda tidak akan menindaklanjutinya,” tandas Arya.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Warta Politik

Berita Terkait

Tak Terbukti Pidana, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Wakil Bupati Gorontalo Utara Dihentikan
Polda Gorontalo Proses Dugaan Penipuan Travel Haji-Umrah Oknum Aleg Deprov
Tekankan Profesionalisme dalam Pengamanan Demo, Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Siaga Pasukan
Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerasan-Persetubuhan, Kombes Pol Desmont Harjendro : Sudah 90 Persen
Kapolda Sering Berganti, Namun Proses Hukum Tambang Ilegal Jalan di Tempat
Kapolda Baru Gorontalo Diminta Seriusi Dugaan Persetubuhan Disertai Pemerasan Oknum Polisi
Kapolda baru Gorontalo Disambut Adat “Mopotilolo”
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Apresiasi Desa Poowo Barat Raih Juara I Lomba P2B Polda Gorontalo

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:17 WIB

Tak Terbukti Pidana, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Wakil Bupati Gorontalo Utara Dihentikan

Senin, 8 September 2025 - 17:11 WIB

Polda Gorontalo Proses Dugaan Penipuan Travel Haji-Umrah Oknum Aleg Deprov

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:57 WIB

Tekankan Profesionalisme dalam Pengamanan Demo, Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Siaga Pasukan

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:20 WIB

Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerasan-Persetubuhan, Kombes Pol Desmont Harjendro : Sudah 90 Persen

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:09 WIB

Kapolda Sering Berganti, Namun Proses Hukum Tambang Ilegal Jalan di Tempat

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahli Waris Penerima Santunan Duka Doakan Kejayaan Koperasi GASS

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB