Foto Ilustrasi
BONE BOLANGO – Jeritan para tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan perangkat desa di Bone Bolango terkait tersendatnya upah akhirnya sampai ke telinga legislatif. Dalam RDP yang berlangsung Rabu siang, anggota DPRD Faisal Mohie menyuarakan keprihatinannya atas kondisi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Faisal, penundaan gaji ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan persoalan kelangsungan hidup para pegawai yang bergantung sepenuhnya pada penghasilan bulanan tersebut.
Ia menilai pemerintah daerah telah mencederai komitmen APBD 2026 yang seharusnya menjamin kesejahteraan pegawai secara tepat waktu.
”Ini masalah serius. Jangan biarkan hak-hak mereka yang telah mengabdi terabaikan begitu saja,” tambahnya. *[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











