Atasi Krisis Air Bersih dan Sawah Kering, DPRD Bone Bolango Dorong Sumur Bor Multifungsi

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Faisal menegaskan penentuan titik pengeboran tidak boleh lagi dilakukan secara sporadis atau sekadar formalitas proyek.

Faisal menegaskan penentuan titik pengeboran tidak boleh lagi dilakukan secara sporadis atau sekadar formalitas proyek.

BONE BOLANGO — Ancaman kekeringan ekstrem kian nyata melanda Kabupaten Bone Bolango. Tak hanya membuat lahan pertanian merana, krisis air kini memukul kebutuhan paling mendasar warga: sekitar 24.000 sambungan rumah (SR) dilaporkan mengalami gangguan pasokan air bersih secara signifikan.

​Merespons krisis ganda tersebut, Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie, mendesak pemerintah daerah melakukan terobosan strategis melalui pembangunan sumur bor multifungsi dengan asas pemanfaatan ganda (dual-purpose).

​“Sekarang ada sekitar 24 ribu SR yang sangat kesulitan mendapatkan air,” tegas Faisal, Selasa (8/9/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faisal menegaskan penentuan titik pengeboran tidak boleh lagi dilakukan secara sporadis atau sekadar formalitas proyek. Infrastruktur air harus ditempatkan tepat di persimpangan strategis, yakni berdekatan dengan jaringan irigasi pertanian sekaligus Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik penyedia air bersih.

​Dengan skema integrasi tersebut, debit air tanah yang diangkat dapat langsung dimanfaatkan untuk menyelamatkan tanaman petani sekaligus dialirkan menjadi sumber air baku siap olah bagi masyarakat.

​“Manfaatnya memang untuk ketahanan pangan, tetapi airnya juga langsung menopang kebutuhan air baku masyarakat. Pembangunan sumber air tidak boleh jalan sendiri-sendiri atau hanya bertumpu pada satu sektor,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bone Bolango ini.

​Sebagai representasi petani, Faisal memahami betul jerit kelompok tani di lapangan. Tanpa suplai air memadai, sentra komoditas pangan seperti padi, jagung, hortikultura, hingga tanaman perkebunan terancam gagal panen dan anjlok drastis.

​Ia mengingatkan agar warga di kawasan hilir atau wilayah dataran bawah yang mengalami dampak kekeringan paling parah diprioritaskan dalam skema penanganan. Pendekatan infrastruktur berlapis ini dinilai menjadi solusi paling realistis dan efisien di tengah keterbatasan anggaran daerah untuk menjawab dua ancaman sekaligus: krisis pangan dan kelangkaan air minum.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Bone Bolango Desak Bos PT Gorontalo Minerals Hadir Langsung: “Harga Mati, Tak Ada Tawar-Menawar!”
Pendapatan Daerah Bone Bolango Terpangkas Rp43,9 Miliar, DPRD Kunci Belanja Modal Tetap Naik di APBD Perubahan 2026
Rencana Beli Lahan Kurenai Lewat Lelang Masih Menggantung, DPRD Bone Bolango Minta Pemda Konsultasi ke ATR/BPN
Kejar Tenggat Waktu, DPRD Bone Bolango Jamin Ketelitian Pembahasan KUA-PPAS Perubahan
DPRD Bone Bolango Siap Pacu Pembahasan APBD 2027, Target Selesai November 2026
Jaga Konsistensi Selama 8 Tahun, Bone Bolango Sabet Predikat Terbaik 1 Jamsostek Award
Dukung Gerakan Sosial NRBRG Bone, Faisal Yunus: Ormas Harus Jadi Solusi di Tengah Warga
PKS Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo untuk Warga Bone Bolango

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WIB

DPRD Bone Bolango Desak Bos PT Gorontalo Minerals Hadir Langsung: “Harga Mati, Tak Ada Tawar-Menawar!”

Rabu, 9 September 2026 - 22:55 WIB

Pendapatan Daerah Bone Bolango Terpangkas Rp43,9 Miliar, DPRD Kunci Belanja Modal Tetap Naik di APBD Perubahan 2026

Rabu, 9 September 2026 - 22:43 WIB

Rencana Beli Lahan Kurenai Lewat Lelang Masih Menggantung, DPRD Bone Bolango Minta Pemda Konsultasi ke ATR/BPN

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

Atasi Krisis Air Bersih dan Sawah Kering, DPRD Bone Bolango Dorong Sumur Bor Multifungsi

Senin, 7 September 2026 - 20:05 WIB

Kejar Tenggat Waktu, DPRD Bone Bolango Jamin Ketelitian Pembahasan KUA-PPAS Perubahan

Berita Terbaru