KABUPATEN GORONTALO – Salah satu kader Golkar potensial yang berpeluang meraih kemenangan dalam Kontestasi politik Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa mengajak semua kader Golkar tetap solid dan mengawal semua tahapan-tahapan pelaksanaan Musda agar berjalan tertib, aman dan sesuai mekanisme yang berlaku di tubuh Golkar.
“Intinya itu tadi, saya harapkan Musda ini berjalan normal, sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Sehingga saya mengajak setiap kader untuk tetap menjaga soliditas sambil mengawasi semua tahapan-tahapan Musda agar berjalan Jurdil,” ujarnya pada media (Sabtu 29/11).
Musda Golkar Kabupaten Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Desember 2025 itu semakin dinamis. Jika berkaca pada proses pendaftaran yang sudah berlangsung, maka kursi Ketua DPD Golkar Kabupaten Gorontalo Periode 2025 – 2030 akan sangat mudah diperoleh Iskandar Mangopa jika dalam tahapannya nanti tidak ada kecurangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Betapa tidak, Iskandar kini disokong oleh 16 Pimpinan Kecamatan (PK) dari total 19 PK di seluruh Kabupaten Gorontalo. Disamping itu, jumlah suara sah dalam Musda tercatat 25 suara, terdiri dari PK, Orsap, Ormas, hingga unsur DPD I.
Jika memperhatikan komposisi dukungan yang ada, itu artinya Iskandar telah menggenggam mayoritas mutlak, meninggalkan hanya 6 suara tersisa untuk diperebutkan oleh tiga figur lainnya.
Perebutan kursi Ketua DPD II melalui arena Musda kali ini disebut-sebut sebagai salah satu yang paling menarik dalam sejarah Golkar Kabupaten Gorontalo. Dominasi dukungan terhadap Iskandar menciptakan situasi yang membuat sebagian kalangan berani menyimpulkan bahwa satu-satunya celah kekalahan hanya dapat terjadi jika ada permainan tidak fair dalam proses Musda.
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo sekaligus tim pemenangan Iskandar Mangopa, Abdulrahman Akase atau yang akrab disapa Om Djo, menegaskan bahwa posisi dukungan Iskandar sudah tidak terbantahkan.
“Dengan 16 PK di tangan, kekuatan Iskandar sudah sangat solid. Kalau sampai beliau tidak terpilih, berarti ada yang tidak beres. Hanya kecurangan yang bisa membuat dia kalah. Dan kami tidak akan tinggal diam jika itu terjadi,” tegas Om Djo.
Ia menyebut momentum Musda XI ini sebagai panggung pembuktian integritas demokrasi internal Partai Golkar.
“Musda ini harus bersih. Jangan sampai ada intervensi, manipulasi, atau permainan suara. Biarkan mekanisme organisasi berjalan sesuai aturan. Kami siap menang secara terhormat,” tambahnya.
Menurutnya, dukungan besar yang mengalir kepada Iskandar merupakan bukti kepercayaan struktur partai di tingkat kecamatan terhadap rekam jejak, konsistensi, dan komitmen Iskandar dalam membesarkan Golkar Kabupaten Gorontalo.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











