Buka Buku Catatan Politik, Fraksi Golkar Timbang Dampak Pemerintahan Gusnar Ismail

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

“Bahasa politiknya memang evaluasi dan proyeksi. Bahasa warung kopinya kira-kira: mari buka catatan, lalu lihat apakah perjalanan bersama ini masih sesuai tujuan …”

 

GORONTALO — Hubungan politik Partai Golkar dengan gerbong pemerintahan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mulai memasuki babak evaluasi kritis. Kendati belum berencana “angkat koper” dari koalisi, partai berlambang pohon beringin ini mulai membuka kembali buku catatan politik dan menghitung ulang arah kerja sama yang telah terbangun.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah tersebut mencuat dalam rapat internal di Kantor DPD Partai Golkar Gorontalo. Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan perlunya menimbang ulang sejauh mana roda pemerintahan saat ini memberi manfaat konkret bagi masyarakat serta dampak elektoral terhadap partai.

​Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru, menyatakan bahwa agenda ini murni perihal evaluasi dan proyeksi ke depan.

​”Bahasa politiknya memang evaluasi dan proyeksi. Bahasa warung kopinya kira-kira: mari buka catatan, lalu lihat apakah perjalanan bersama ini masih sesuai tujuan,” ujar Meyke.

​Bukan Sekadar Bagi-Bagi Kursi

​Sikap kritis Golkar memiliki dasar historis yang kuat. Sebagai salah satu partai utama pengusung pasangan Gusnar Ismail–Idah Syahidah pada Pilkada lalu, Golkar ikut berkeringat memenangkan mandat kepemimpinan daerah. Meyke mengingatkan bahwa kemenangan tersebut adalah buah kerja kolektif, bukan kerja sepihak.

​Karena itu, setelah pemerintahan berjalan, Golkar menilai penting untuk mengukur kembali efektivitas hubungan kekuasaan yang telah dirajut bersama. Evaluasi ini difokuskan pada realisasi program kerja, bukan manuver pragmatis perebutan jabatan semata.

​”Perlu dievaluasi sejauh mana dampak elektoral terhadap partai dan masyarakat melalui program visi-misi,” tegas Meyke.

​Evaluasi menyeluruh ini menegaskan komitmen Golkar: kemitraan politik bukan tentang siapa yang mendapat kursi atau siapa yang dekat dengan pusaran kekuasaan, melainkan memastikan janji kampanye benar-benar bermuara pada kesejahteraan rakyat Gorontalo.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WPR Bone Bolango Dikebut, Dokumen Pengelolaan Ditargetkan Rampung November
Dapat Support ‘Boss Cuan’, Langkah Andi Ilham Menuju Kursi Ketua Kadin Gorontalo Makin Mantap
Kadin Kota Gorontalo ‘All Out’ Menangkan Andi Ilham di Musprov
Gelar Konsolidasi di Kota Gorontalo, Kadin Matangkan Agenda Muskota
Ronald S. Bidjuni Diaspirasikan Nahkodai Kadin Kota Gorontalo
Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Bone Bolango dan Bulog Gelar Operasi Pasar di Pasar Jumat Tumbihe
DPRD Bone Bolango Ajak Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan: Jangan Cuma Lempar Kritik, Bawa Gagasan dan Solusi
Bupati Ismet Mile Dorong Budaya Literasi Masuk Rumah: Dari Aparatur hingga Keluarga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:13 WIB

WPR Bone Bolango Dikebut, Dokumen Pengelolaan Ditargetkan Rampung November

Senin, 7 September 2026 - 11:20 WIB

Dapat Support ‘Boss Cuan’, Langkah Andi Ilham Menuju Kursi Ketua Kadin Gorontalo Makin Mantap

Sabtu, 5 September 2026 - 17:12 WIB

Kadin Kota Gorontalo ‘All Out’ Menangkan Andi Ilham di Musprov

Jumat, 4 September 2026 - 19:45 WIB

Gelar Konsolidasi di Kota Gorontalo, Kadin Matangkan Agenda Muskota

Jumat, 4 September 2026 - 19:22 WIB

Ronald S. Bidjuni Diaspirasikan Nahkodai Kadin Kota Gorontalo

Berita Terbaru