BONE BOLANGO [KLIKINDONESIA, CO] – Tudingan yang dialamatkan aktivis Bone Bolango bahwa “Direktur Sibuk Urus Pergantian Nama RSUD Toto Kabila, Status Aset dan Sengketa Lahan Masih Abu-Abu”, ditanggapi Kepala RSUD Toto Kabila, dr. Thaib Saleh, Sp. KKLP.
Dalam pernyataannya kepada media, Dirut menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya kontrol masyarakat sipil terkait pembangunan di Bone Bolango, termasuk masalah legalitas status sebagian tanah di RSUD Toto Kabila.
“Pada prinsipnya saya selaku Dirut menyampaikan terima kasih atas upaya ade-ade mahasiswa dan masyarakat yang kembali mengingatkan terkait masalah lahan yang masih bersengketa di RSUD Totot, dan tentu pihak RSUD tidak tinggal diam dalam menyikapi masalah yang ada,” ujarnya, Rabu malam (3/12).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, bahwa saat ini semua langkah-langkah penyelesaian sementara dilakukan. “Tentang sertifikat memang sangat mendesak, itupun kemarin waktu kunjungan Reses Aleg Dipil Kabila Cs kami sudah utarakan karena sangat mempengaruhi status RS Toto di Kemenkes, terutama dalam pengajuan Proposal Pengembangan RS Toto,” tegasnya.
Selain itu, ikhtiar lainnya yang sementara dilakukan adalah pembahasan bersama Pemda Bone Bolango, karena status ini sangat penting mempengaruhi perkembangan RS Toto Kedepan.
“Kami juga sudah membahas masalah ini dengan Pemda Bone Bolango Minggu lalu dalam rapat percepatan pengurusan sertifikat lahan RS Toto. Jadi kami tidak tinggal diam, langkah-langkah penyelesaian tetap kami upayakan,” kata Dirut menambahkan.
Tudingan terhadap Direktur RSUD yang hanya fokus pada wacana pergantian nama tidak relevan dengan situasi yang sedang terjadi, itu menuru Dirut dr. Thaib tidak sepenuhnya benar.
“Setiap aspirasi tentu kami tampung dan semua yang disampaikan pada prinsifnya adalah bagian dari upaya menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap kondisi dan masa depan RS Toto Kabila, namun beri kami waktu untuk menyelesaikan ini berdasarkan mekanisme dan regulasi yang ada,” pungkasnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











