Sukseskan Program Quick Wins Presiden, Sekda Bone Bolango Minta Nakes Ubah Paradigma “Sakit Baru Berobat”

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Iwan menegaskan bahwa sektor kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah. Berbagai kekurangan fasilitas dan logistik tersebut akan segera diperjuangkan dan diupayakan formulasinya melalui pembahasan APBD Perubahan mendatang. (F. Onal/Prokopim)

 

GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tancap gas menyukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional (quick wins) Presiden RI.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam forum evaluasi yang digelar selama dua hari (3–4 Juli 2026) di salah satu hotel di Kota Gorontalo, Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustafa, menekankan bahwa program ini bukan sekadar formalitas, melainkan indikator penting kinerja pemerintah daerah.

​“Program PKG ini adalah bagian dari evaluasi pemerintah pusat terhadap kepala daerah. Oleh karena itu, saya meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan layanan terbaik dan Dinas Kesehatan, puskesmas, hingga pemerintah daerah wajib memberikan dukungan penuh,” tegas Iwan Mustafa saat membuka kegiatan.

​Mengikis Stigma “Takut Diperiksa”

​Iwan menyoroti tantangan terbesar dalam dunia kesehatan saat ini, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Masih banyak warga yang baru datang ke fasilitas kesehatan setelah kondisinya terlanjur parah.

​Selain itu, ada momok psikologis berupa stigma bahwa pemeriksaan kesehatan justru akan mengungkap penyakit berat yang menakutkan.

​Untuk itu, Sekda meminta jajaran kesehatan mengubah orientasi pelayanan dari yang tadinya kuratif (mengobati) menjadi promotif dan preventif (pencegahan). Budaya periksa kesehatan berkala harus mulai dibangun sejak dini, termasuk menyasar para pelajar.

• ​Sinergi Sekolah & Puskesmas: Pemerintah mendorong optimalisasi pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik baru pada tahun ajaran ini melalui kolaborasi erat antara satuan pendidikan dan puskesmas.

• ​Kolaborasi Lintas Sektor: Puskesmas diminta tidak bergerak sendiri, melainkan wajib merangkul pemerintah desa, camat, kepala dusun, hingga tokoh masyarakat untuk mengedukasi warga agar tidak takut memanfaatkan layanan gratis ini.

​Tantangan Anggaran dan Teknis Jadi Evaluasi

​Meski berkomitmen penuh, Pemkab Bone Bolango tidak menampik adanya sejumlah kerikil dalam pelaksanaan program PKG di lapangan. Beberapa tantangan yang dipaparkan dalam evaluasi tersebut antara lain:

• ​Keterbatasan Bahan Habis Pakai (BHP).

• ​Kebutuhan peningkatan sarana, prasarana, dan kondisi fisik fasilitas kesehatan.

• ​Kewajiban pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar.

• ​Kendala teknis seperti gangguan aplikasi pelaporan dan sinkronisasi data kependudukan yang membuat sebagian data pelayanan belum tercatat optimal.

​Menanggapi hal tersebut, Iwan menegaskan bahwa sektor kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah. Berbagai kekurangan fasilitas dan logistik tersebut akan segera diperjuangkan dan diupayakan formulasinya melalui pembahasan APBD Perubahan mendatang.

​Pemkab Bone Bolango juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membenahi sistem aplikasi agar pelaporan data kesehatan masyarakat semakin akurat dan optimal.*[]

 

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang
Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi
Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango
Polemik Rekomendasi Kepala Daerah di Musyawarah KADIN: Mitra Strategis, Bukan Penentu Mandat Internal
Fikal Uloli Pimpin Kadin Bone Bolango, Andi Ilham: Nahkoda Baru, Energi Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi
Terpilih Nakhodai Kadin Bone Bolango, Fikal Uloli Disebut Bawa Kemenangan bagi Pengusaha Lokal
Terpilih Aklamasi Nakhodai Kadin Gorut, Hendra Nurdin Siap Gas Pol Ekonomi Daerah dan Solid Dukung Andi Ilham
Rivel Pagau Pimpin Kadin Boalemo, Andi Ilham: Ukuran Pemimpin Ada pada Kapasitas, Bukan Relasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi

Minggu, 13 September 2026 - 10:26 WIB

Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango

Minggu, 13 September 2026 - 09:23 WIB

Polemik Rekomendasi Kepala Daerah di Musyawarah KADIN: Mitra Strategis, Bukan Penentu Mandat Internal

Sabtu, 12 September 2026 - 23:56 WIB

Fikal Uloli Pimpin Kadin Bone Bolango, Andi Ilham: Nahkoda Baru, Energi Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru