Tepis Isu Setop Layanan, RSUD Toto Kabila Jamin Pasien Cuci Darah Tetap Tertangani

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 18:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

“Kami memastikan tidak ada satu pun pasien yang ditelantarkan. Keselamatan dan hak pelayanan medis pasien adalah prioritas utama. Komunikasi intensif terus kami lakukan bersama …

 

BONE BOLANGO — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila merespons cepat kegelisahan publik terkait ketersediaan Bahan Medis Habis Pakai (BHP) untuk pasien hemodialisis (cuci darah). Direktur RSUD Toto Kabila menegaskan bahwa rumor penghentian pelayanan tidak berdasar, dan keselamatan pasien cuci darah tetap menjadi prioritas mutlak.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak manajemen saat ini bergerak aktif mempercepat pasokan logistik sekaligus menyiagakan skema darurat (contingency plan) agar ritme terapi pasien tidak terputus.

​“Kami memastikan tidak ada satu pun pasien yang ditelantarkan. Keselamatan dan hak pelayanan medis pasien adalah prioritas utama. Komunikasi intensif terus kami lakukan bersama vendor penyedia agar pasokan BHP tiba tepat waktu,” tegas Direktur RSUD Toto Kabila.

​Menurutnya, siklus rantai pasok BHP medis memang menuntut pemantauan stok ketat dan presisi tinggi. Untuk membentengi pasien dari risiko kekosongan logistik sebelum stok tiba, RSUD Toto Kabila telah menjalin kesepakatan jejaring rujukan dengan dua rumah sakit di Gorontalo:

• ​RSUD dr. Hasri Ainun Habibie: Siap menampung dan menangani hingga 10 pasien.

• ​RSUD Bumi Panua Pohuwato: Siap memfasilitasi tindakan cuci darah bagi hingga 20 pasien.

​Manajemen juga menjamin bahwa opsi rujukan silang ini tidak akan membebani keluarga pasien. Pihak rumah sakit menyiapkan fasilitas transportasi khusus lengkap dengan tenaga medis pendamping.

​“Keluarga pasien tidak perlu cemas. Jika pengalihan sementara harus dijalankan, rumah sakit menanggung penuh akomodasi pengantaran. Tenaga medis kami akan mendampingi pasien dari berangkat hingga tindakan cuci darah tuntas dilakukan di rumah sakit mitra,” imbuhnya.

​Langkah mitigasi ini diambil demi menjaga kepatuhan jadwal terapi pasien hemodialisis yang sangat bergantung pada rutinitas cuci darah. RSUD Toto Kabila memastikan evaluasi operasional terus diperketat agar layanan internal segera kembali normal 100 persen.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng BNN, Mahasiswa KKN UNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba di Desa Sukma
Perkuat Perlindungan Hukum Usaha, Tiem Hukum Koperasi GASS Sentil Anggota yang Masih Abai Administrasi
Wakil Bupati Bone Bolango Beri Dukungan Kafilah MTQ di Semarang (Judul)
Perkuat Iklim Usaha Daerah, INKINDO Gorontalo Siap Bersinergi dengan Para Ketua Kadin Terpilih Periode 2026–2031
BAPPEDA DI ERA PEMERINTAHAN ANTISIPATIF: SAATNYA PERENCANAAN DAERAH MELIHAT MASA DEPAN
Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang
Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi
Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:33 WIB

Tepis Isu Setop Layanan, RSUD Toto Kabila Jamin Pasien Cuci Darah Tetap Tertangani

Rabu, 16 September 2026 - 13:31 WIB

Gandeng BNN, Mahasiswa KKN UNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba di Desa Sukma

Rabu, 16 September 2026 - 12:33 WIB

Perkuat Perlindungan Hukum Usaha, Tiem Hukum Koperasi GASS Sentil Anggota yang Masih Abai Administrasi

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Perkuat Iklim Usaha Daerah, INKINDO Gorontalo Siap Bersinergi dengan Para Ketua Kadin Terpilih Periode 2026–2031

Senin, 14 September 2026 - 12:35 WIB

BAPPEDA DI ERA PEMERINTAHAN ANTISIPATIF: SAATNYA PERENCANAAN DAERAH MELIHAT MASA DEPAN

Berita Terbaru