Hari Tani Nasional 2026: DPRD Bone Bolango Desak Solusi Nyata Hadapi Ancaman Kemarau Panjang

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie

Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie

​“Hari Tani Nasional harus menjadi momentum yang sakral bagi pemerintah untuk benar-benar memikirkan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan petani, apalagi saat ini mereka menghadapi ancaman kemarau panjang,” tegas Faisal.

 

BONE BOLANGO — Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) 2026 tidak boleh sekadar menjadi ajang seremonial tahunan belaka. Di tengah ancaman kemarau panjang yang kini menghantui Bone Bolango, pemerintah daerah didesak segera mengambil langkah nyata demi menyelamatkan nasib para petani.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kritik tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie. Menurutnya, momentum sakral 24 September seharusnya menjadi pengingat bagi pengambil kebijakan untuk memprioritaskan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan petani di lapangan.

​“Hari Tani Nasional harus menjadi momentum yang sakral bagi pemerintah untuk benar-benar memikirkan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan petani, apalagi saat ini mereka menghadapi ancaman kemarau panjang,” tegas Faisal.

​Faisal, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bone Bolango, menyoroti efek domino kekeringan. Krisis air bukan hanya menurunkan angka produksi, melainkan mengancam stabilitas ekonomi rumah tangga petani akibat tingginya risiko gagal panen.

​Ia menekankan agar intervensi pemerintah difokuskan pada problem mendasar di akar rumput. Kebijakan mitigasi cuaca ekstrem harus mencakup jaminan pasokan air irigasi, kemudahan akses sarana produksi pertanian (saprotan), pendampingan intensif, hingga skema perlindungan pendapatan petani saat menghadapi gagal panen.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Muscam di Bone Pantai, Berikut Arahan Ketua DPD Golkar Bone Bolango Zainudin Pedro Bau
Reses Fadli Hasan di Desa Dulohupa, Dorong Pengembangan UMKM dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Perkuat Keamanan Siber dan Satu Data, Diskominfo Bone Bolango Dorong Sentralisasi Jaringan
Haji Mutawasir Kawal Sambungan Listrik Gratis Hasil Perjuangan Rusli Habibie
Gaji Nakes Outsourcing Terlambat, Kadis Kesehatan Bone Bolango Pastikan Hak Tetap Aman
Bahas Ranperda Pilkades, Sofyan Wahidji: Perencanaan Harus Bijak dan Matang
Jalankan Fungsi Pengawasan, Gubernur Gorontalo Surati Wali Kota Soal Disiplin ASN
BPJS Kesehatan Gorontalo dan Pemkab Bone Bolango Perkuat Sinergi Lewat Rekonsiliasi Iuran Triwulan III

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:02 WIB

Hadiri Muscam di Bone Pantai, Berikut Arahan Ketua DPD Golkar Bone Bolango Zainudin Pedro Bau

Kamis, 5 November 2026 - 16:58 WIB

Reses Fadli Hasan di Desa Dulohupa, Dorong Pengembangan UMKM dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 22:15 WIB

Perkuat Keamanan Siber dan Satu Data, Diskominfo Bone Bolango Dorong Sentralisasi Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Haji Mutawasir Kawal Sambungan Listrik Gratis Hasil Perjuangan Rusli Habibie

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Gaji Nakes Outsourcing Terlambat, Kadis Kesehatan Bone Bolango Pastikan Hak Tetap Aman

Berita Terbaru