“Kadin tidak hanya sebatas wadah pengusaha, melainkan mitra pemerintah yang mestinya berperan aktif mendukung program pembangunan, termasuk yang digagas Presiden Prabowo”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
GORONTALO – Di usia ke-57, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diibaratkan bukan lagi organisasi muda, tapi sudah matang dan seharusnya makin berpengaruh.
Harapan itu juga datang dari Aldi Andalan Uloli, yang kini ramai disebut sebagai calon ketua Kadin Provinsi Gorontalo.
Menurut Aldi Uloli, Kadin tak bisa lagi berjalan datar. Di Gorontalo, ruang untuk bergerak terbentang luas: pertanian, perkebunan, industri, hingga sektor-sektor lain yang masih tidur.
“Kadin ini organisasi besar. Harus agresif, harus menonjol, dan betul-betul hadir di tengah masyarakat,” ucapnya melalui WhatsApp, sebagaimana diberitakan rgol.id.
Aldi melihat Kadin tidak hanya sebatas wadah pengusaha, melainkan mitra pemerintah yang mestinya berperan aktif mendukung program pembangunan, termasuk yang digagas Presiden Prabowo.
“Kalau pusat sudah menyiapkan visi, daerah jangan tinggal diam. Kadin Gorontalo harus jadi motor yang menggerakkan ekonomi rakyat,” tambahnya.
Dan momentum itu semakin terasa ketika Aldi hadir langsung di perayaan HUT di Kantor Kadin Pusat. Dari panggung nasional, Ketua OKK Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan arah besar organisasi.
“Kadin membuka peluang agar organisasi semakin ini melebar ke semua negara, dan dan target-target sumber daya alam dan sumber daya manusia bisa terserap dan tepat sasaran.
Pesan yang disampaikan Ketua OKK Annandya Novyan Bakrie pada pidato HUT Kadun ke 57 bukan sebatas retorika semata.
Aldi memaknainya sebagai undangan besar agar Gorontalo ikut ambil bagian menghubungkan potensi local dengan peluang global yang tersedia.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: rgol.id.











