Lindungi Relawan Gizi, BGN Beri Tenggat Waktu Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan hingga Jumat

Evaluasi SPPG Gorontalo, BGN dan Wagub Idah Syahidah Tekankan Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

GORONTALO — Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen TNI Rudi Setiawan, S.IP., M.HAN., memberikan ultimatum keras kepada 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Gorontalo. Pasalnya, ke-13 unit tersebut belum mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

​Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan dan evaluasi SPPG bersama mitra dan yayasan yang digelar di Ballroom Hotel Aston Gorontalo, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini turut dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

​Data Kepesertaan SPPG di Gorontalo

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data Badan Gizi Nasional, dari total 89 SPPG yang telah beroperasi di Gorontalo, rincian status kepesertaannya adalah sebagai berikut:

​Terdaftar: 69 unit

​Dalam Proses: 7 unit

​Belum Mendaftar: 13 unit

​Perlu diketahui, satu unit SPPG rata-rata terdiri dari sekitar 50 relawan yang bertugas melayani pemenuhan gizi masyarakat.

Ketegasan BGN: Lindungi Relawan Tanpa Kompromi

​Brigjen TNI Rudi Setiawan menegaskan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bersifat mutlak untuk mengantisipasi berbagai risiko selama bertugas. Ia memberikan batas waktu yang ketat kepada seluruh SPPG yang belum terdaftar untuk segera menyelesaikan proses kepesertaan.

​“Seluruh SPPG yang belum mendaftar kami minta untuk segera menyelesaikan proses kepesertaan. Batas waktu paling lambat Jumat, 8 Mei 2026, semuanya wajib sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Rudi.

​Menurut Rudi, perlindungan ini sangat penting untuk memberikan rasa aman, terutama karena BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya perawatan medis secara penuh jika pekerja mengalami kecelakaan kerja.

Pesan Wagub Gorontalo: Jangan Sepelekan Perlindungan

​Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, juga memberikan imbauan keras agar pihak pengelola tidak menyepelekan keselamatan para relawan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan ini mencakup berbagai risiko, baik saat di tempat kerja maupun dalam perjalanan.

Wagub Idah memaparkan beberapa manfaat utama dari program ini:

​Biaya Pengobatan: Ditanggung penuh tanpa batas (apabila terjadi kecelakaan kerja).

​Santunan Kecelakaan Kerja: Sebesar 48 kali gaji yang dilaporkan.

​Santunan Kematian (Bukan Kecelakaan Kerja): Sebesar Rp42 juta kepada ahli waris.

​Beasiswa Pendidikan: Mencapai Rp174 juta untuk maksimal dua orang anak.

​”Jangan sepelekan nyawa kalian. Jika terjadi insiden saat memasak atau di perjalanan menuju lokasi kerja, semuanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, hargai nyawa kalian,” pesan Idah dengan tegas.

Apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan

​Menanggapi ketegasan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Dr. Ir. Sanco Simanullang, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN.

​”Momentum ini sangat penting dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi para pekerja di sektor layanan pemenuhan gizi,” ujar Sanco di sela-sela kegiatan.

​Sanco menambahkan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan kesejahteraan yang lebih baik bagi para pekerja saat menjalankan tugas mulia mereka sesuai amanat undang-undang.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang
Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi
Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango
Polemik Rekomendasi Kepala Daerah di Musyawarah KADIN: Mitra Strategis, Bukan Penentu Mandat Internal
Fikal Uloli Pimpin Kadin Bone Bolango, Andi Ilham: Nahkoda Baru, Energi Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi
Terpilih Nakhodai Kadin Bone Bolango, Fikal Uloli Disebut Bawa Kemenangan bagi Pengusaha Lokal
Terpilih Aklamasi Nakhodai Kadin Gorut, Hendra Nurdin Siap Gas Pol Ekonomi Daerah dan Solid Dukung Andi Ilham
Rivel Pagau Pimpin Kadin Boalemo, Andi Ilham: Ukuran Pemimpin Ada pada Kapasitas, Bukan Relasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi

Minggu, 13 September 2026 - 10:26 WIB

Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango

Minggu, 13 September 2026 - 09:23 WIB

Polemik Rekomendasi Kepala Daerah di Musyawarah KADIN: Mitra Strategis, Bukan Penentu Mandat Internal

Sabtu, 12 September 2026 - 23:56 WIB

Fikal Uloli Pimpin Kadin Bone Bolango, Andi Ilham: Nahkoda Baru, Energi Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru