Kehadiran sosok “Srikandi PAN” tersebut dalam Rapat Anggota Koperasi GASS yang digelar di Localhost Caffe & Food (Hotel New Mega Zanur), Kota Gorontalo, Sabtu (9/5), menjadi pemantik semangat Koperasi GASS dalam mewujudkan visi bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
GORONTALO – Di tengah padatnya agenda legislatif, Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Femmy Udoki, menyempatkan diri untuk bertatap muka langsung dengan pengurus dan anggota Koperasi Global Akses Sejahtera (GASS).
Kehadiran sosok “Srikandi PAN” tersebut dalam Rapat Anggota Koperasi GASS yang digelar di Localhost Caffe & Food (Hotel New Mega Zanur), Kota Gorontalo, Sabtu (9/5), menjadi bukti nyata komitmennya dalam mengawal sektor koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan tersebut, legislator daerah pemilihan (Dapil) Bone Bolango ini memaparkan lima poin strategis untuk memperkuat ekosistem usaha penyedia jasa internet (ISP) yang dijalankan oleh Koperasi GASS:
1. Mendorong Payung Hukum (Perda)
Dr. Femmy menekankan bahwa saat ini Gorontalo masih kekurangan regulasi spesifik yang mengatur tata kelola dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi ISP berbasis koperasi. Ia berkomitmen membawa isu ini ke Komisi 1 untuk dikaji secara mendalam.
“Kita butuh payung hukum yang jelas agar inovasi yang dilakukan Koperasi GASS memiliki landasan yang kuat dan terlindungi secara legalitas,” tegasnya.
2. Penertiban Usaha Ilegal demi Persaingan Sehat
Ia menyoroti adanya ketimpangan di lapangan, di mana usaha tanpa izin seringkali beroperasi lebih leluasa dibandingkan pelaku usaha resmi. Femmy menegaskan pentingnya penertiban untuk memastikan persaingan usaha yang sehat dan memberikan perlindungan bagi koperasi yang sedang menempuh proses perizinan.
3. Edukasi dan Pembinaan sebagai Prioritas
Meski menekankan legalitas, Femmy menyarankan agar pemerintah tidak langsung melakukan penutupan sepihak terhadap usaha yang belum berizin. Ia mengusulkan pendekatan persuasif melalui sosialisasi intensif agar para pelaku usaha memahami pentingnya administrasi dan diberikan waktu untuk melengkapi dokumen yang diperlukan.
4. Sinergi Lintas Sektor (KPID dan KIP)
Guna mencari solusi komprehensif, Femmy berencana menggandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Komisi Informasi Provinsi (KIP). Agenda koordinasi ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin mendatang untuk membahas keterkaitan penyediaan layanan internet dengan regulasi informasi dan penyiaran.
5. Apresiasi Terhadap Aspirasi Mahasiswa
Terakhir, Femmy memberikan apresiasi tinggi kepada kader HMI (Badko) yang terus mengawal isu ini. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti masukan dari pihak mahasiswa agar tercipta solusi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











