Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Penjabat Kepala Desa di Lingkunga Pemkab Bobe Bolango, Sabtu (20/6) di Aula Lupa Lelah Kantor Bupati Bone Bolango. (Foto: Yudi/Prokopim)
BONE BOLANGO – Sebanyak 48 Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) di Kabupaten Bone Bolango resmi mengemban amanah baru. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, di Ruang Upah Lelah, Kantor Bupati Bone Bolango, Sabtu (20/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai garda terdepan dalam struktur pemerintahan Indonesia, desa bersentuhan langsung dengan denyut nadi dan kebutuhan warga. Mulai dari urusan administrasi kependudukan, pelayanan sosial, hingga eksekusi program pembangunan, semuanya bermula dari desa. Oleh karena itu, kehadiran pemimpin desa yang tanggap dinilai krusial dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan roda pelayanan publik tetap berputar tanpa hambatan.
Bukan Sekadar Birokrasi, Pj Kades Harus Hadirkan Solusi
Dalam arahannya, Bupati Ismet Mile menegaskan bahwa para Pj Kades yang baru dilantik memikul tanggung jawab yang tidak ringan. Mereka dituntut mampu menjaga kesinambungan pemerintahan, mengonsolidasikan perangkat desa, sekaligus memastikan seluruh layanan kepada masyarakat berlangsung secara maksimal.
“Jabatan ini adalah amanah. Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dipersulit atau diabaikan hanya karena adanya pergantian kepemimpinan di desa,” tegas Ismet di hadapan para pejabat yang dilantik.
Ismet juga mengingatkan bahwa desa tidak boleh hanya dipandang sebagai entitas administratif belaka. Lebih dari itu, desa adalah ruang hidup masyarakat yang membutuhkan kehadiran nyata dari pemerintah.
Seorang Pj Kades wajib memiliki kepekaan untuk membaca kebutuhan warga sekaligus menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang ada di lapangan. Tugas ini, lanjut Ismet, bukan semata-mata menjalankan rutinitas birokrasi, melainkan menuntut profesionalisme, integritas tinggi, dan komunikasi yang solid dengan seluruh elemen masyarakat.
“Tanggung jawab saudara bukan hanya kepada pemerintah daerah, tetapi juga kepada masyarakat yang setiap hari berharap pelayanan pemerintah hadir di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.
Dukungan Penuh dari Legislatif
Momen sakral penataan birokrasi tingkat desa ini turut mendapat pengawalan dan dukungan penuh dari jajaran legislatif.
Hadir dalam prosesi pelantikan tersebut:
• Faisal Yunus (Ketua DPRD Bone Bolango)
• Azan Piola (Wakil Ketua DPRD Bone Bolango)
• Rakhmatiyah Deu (Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango)
• Sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Dengan pelantikan ini, 48 desa di Bone Bolango diharapkan siap tancap gas melaksanakan program-program strategis demi kesejahteraan masyarakat setempat.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











