“Pelatihan seperti ini sangat penting. Tidak hanya mengajarkan etika jamuan makan yang baik, tetapi juga membentuk karakter, wawasan, serta kepercayaan diri anggota dalam berinteraksi di ranah sosial maupun profesional,” ujar Iwan. (Foto : 0435.id)
BONE BOLANGO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bone Bolango didorong untuk terus memperluas jangkauan manfaatnya. Melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai organisasi perempuan dan pemangku kepentingan (stakeholders), DWP diharapkan mampu melahirkan program pemberdayaan masyarakat yang jauh lebih berdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harapan tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri Pelatihan Table Manner Bidang Pendidikan sekaligus penyerahan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Grand Q Hotel Gorontalo, Rabu (8/7/2026).
Didampingi Ketua DWP Bone Bolango, dr. Nurliana Ibrahim, Sekda Iwan memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi DWP dalam mendukung roda pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, agenda seperti pelatihan tata cara makan (table manner) bukan sekadar formalitas, melainkan investasi kapasitas diri yang krusial.
“Pelatihan seperti ini sangat penting. Tidak hanya mengajarkan etika jamuan makan yang baik, tetapi juga membentuk karakter, wawasan, serta kepercayaan diri anggota dalam berinteraksi di ranah sosial maupun profesional,” ujar Iwan.
Menjaga Keseimbangan Peran dalam Keluarga
Di hadapan para anggota DWP, Sekda Iwan juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan peran. Di satu sisi, perempuan bertindak sebagai pendamping aparatur negara, namun di sisi lain, mereka adalah pilar utama dalam keluarga.
Ia menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi paling mendasar dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas.
“Kita semua memikul tanggung jawab besar, baik dalam organisasi maupun keluarga. Oleh karena itu, perhatian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak harus tetap menjadi prioritas utama,” pesannya penuh penekanan.
Strategi Sinergi dan Perlindungan Pekerja Rentan
Mengingat posisi strategis DWP dalam pembangunan daerah, Iwan mendorong organisasi ini untuk membangun sinergi yang lebih erat dengan organisasi wanita lainnya, seperti TP PKK, Bhayangkari, dan Persit.
“Organisasi perempuan harus bergerak bersama. Dengan kolaborasi, program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat bisa menyentuh lapisan yang lebih luas dan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar,” tambahnya.
Tidak hanya sebatas program internal, Sekda juga mengajak DWP untuk merangkul dunia usaha. Salah satu program strategis yang dititipkan adalah mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Perlindungan ini dinilai sangat vital karena mencakup jaminan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak peserta.
“Kontribusi yang mungkin terlihat kecil bagi kita, bisa jadi sangat besar manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial nyata yang harus terus didorong oleh Dharma Wanita,” jelas Iwan.
Menutup sambutannya, Iwan Mustapa berharap DWP Bone Bolango tidak pernah berhenti melahirkan inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Dharma Wanita harus selalu hadir, peduli, dan berdampak. Saya optimis, lewat semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, manfaat dari setiap program DWP akan semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat Bone Bolango,” pungkasnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhabah
Sumber Berita: Klikindonesia











