Sebagai sosok muda yang energik dan dinamis, rekam jejak Andi Ilham memang terbilang mumpuni. Selain aktif di MUI Gorontalo, ia juga dipercaya duduk di jajaran Pengurus Kadin Pusat serta menjabat sebagai Bendahara Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Gorontalo.
GORONTALO — Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan fondasi utama dalam membangun karakter, etika bisnis, dan kepemimpinan yang berintegritas di era modern. Hal tersebut disampaikan oleh Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo, Andi Ilham.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, tokoh muda yang kini digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo ini menekankan bahwa nilai-nilai kepemimpinan dan kejujuran Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia usaha dan organisasi.
“Rasulullah SAW adalah teladan sempurna (uswatun hasanah). Sebelum menjadi seorang nabi dan pemimpin umat, beliau adalah seorang pengusaha yang sangat sukses, jujur, dan bergelar Al-Amin (dapat dipercaya). Nilai-nilai inilah yang harus kita refleksikan dalam tindakan nyata, baik dalam bermasyarakat maupun dalam menjalankan roda perekonomian,” ujar Andi Ilham.
Pengusaha muda yang telah mengukir prestasi di berbagai lini sektor bisnis ini menambahkan, keberhasilan finansial atau jabatan yang diraih tidak akan memiliki arti tanpa adanya keberkahan dan kebermanfaatan bagi sesama. Oleh karena itu, prinsip integritas, profesionalisme, dan kepedulian sosial yang diajarkan Islam menjadi pegangan utamanya dalam berkarir.
Sebagai sosok muda yang energik dan dinamis, rekam jejak Andi Ilham memang terbilang mumpuni. Selain aktif di MUI Gorontalo, ia juga dipercaya duduk di jajaran Pengurus Kadin Pusat serta menjabat sebagai Bendahara Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Gorontalo.
Kepercayaan besar dari berbagai organisasi tingkat daerah hingga nasional ini menjadi bukti nyata kepemimpinan berbasis amanah yang diterapkannya.
Mengenai dorongan dari berbagai pihak yang menginginkannya maju dalam bursa calon Ketua Kadin Provinsi Gorontalo, Andi menyikapinya dengan bijak. Menurutnya, kepemimpinan di dunia usaha membutuhkan dorongan moral dan semangat teladan kenabian untuk menciptakan iklim investasi dan perekonomian yang adil serta menyejahterakan masyarakat luas.
“Jika kita menerapkan sifat Siddiq (jujur), Amanah (terpercaya), Tabligh (transparan/komunikatif), dan Fathanah (cerdas) dalam setiap sendi kehidupan, insya Allah daerah dan bangsa kita akan semakin maju dan bermartabat,” tutupnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia













Komentar