”Maulid Nabi harus menjadi titik tolak kita untuk memperkuat etos kerja dan integritas. Membangun Bone Bolango yang maju dan sejahtera tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan karakter umat,” ujar Imran.
BONE BOLANGO – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk merefleksikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bone Bolango, Imran Gaib, M.H.I.
Ustat Kondang Provinsi Gorontalo itu menyampaikan bahwa nilai kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat persatuan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW merupakan pondasi moral yang sangat relevan untuk mengakselerasi pembangunan daerah.
”Maulid Nabi harus menjadi titik tolak kita untuk memperkuat etos kerja dan integritas. Membangun Bone Bolango yang maju dan sejahtera tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan karakter umat,” ujar Imran.
Tiga poin utama yang ditekankan dalam peringatan ini meliputi:
• Integritas dan Amanah: Menjadikan sifat Siddiq dan Amanah sebagai pedoman aparatur sipil negara maupun masyarakat dalam menjalankan tanggung jawab sehari-hari.
• Ukhuwah dan Kolaborasi: Mempererat persaudaraan antarwarga untuk menjaga stabilitas sosial, sehingga program-program strategis daerah dapat berjalan lancar.
• Kepedulian Sosial: Menghidupkan kembali semangat gotong royong dan empati terhadap sesama, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui spirit Maulid Nabi, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi, menyatukan langkah, dan berkontribusi nyata demi terwujudnya daerah yang religius, berdaya saing, dan berkelanjutan.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia













Komentar