“Saya berharap melalui FGD ini, dapat menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam penyusunan RPIK 2025-2045, yang tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan industri yang berdaya saing tinggi di Kabupaten Bone Bolango …”
GORONTALO [KLIKINDONESIA.CO] – Dian Susilo berharap agar pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) II Penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Bone Bolango Tahun 2025 – 2045, tidak hanya sebatas konsep tetapi memiliki realisasi yang jelas dan terukur dalam peningkatan PAD demi kesejahteraan rakyat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) II Penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK), di Naffil Caffee dan Resto, Kamis (10/7).
Staf Ahli Bupati Bidang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Infrastruktur Bone Bolango itu menuturkan bahwa dokumen yang dihasilkan nanti diharapkan berdampak pada terwujudnya visi Bone Bolango yang maju unggul dan Juara.
“Saya berharap melalui FGD ini, dapat menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam penyusunan RPIK 2025-2045, yang tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan industri yang berdaya saing tinggi di Kabupaten Bone Bolango,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekda Bone Bolango Dr. Iwan Mustapa saat membuka kegiatan menyebutkan, ada beberapa aspek utama yang perlu menjadi perhatian bersama dalam penyusunan dokumen RPIK Bone Bolango.
Beberapa aspek penting itu tidak lain meliputi sinkronisasi RPIK dengan RTRW dan RPJMD Kabupaten Bone Bolango, sehingga arah pembangunan industri tetap dalam jalur yang selaras dengan kebijakan daerah.
Agenda Focus Group Discussion II ini turut menghadirkan beberapa pembicara, diantaranya Asisten II Sekda Bone Bolango, Dr. Basir Noho.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











