Diprotes, Instruksi Seragam Pramuka Pemda Gorontalo Dinilai Memberatkan

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi (F.politikal.co.id)

Ilustrasi (F.politikal.co.id)

KABUPATEN GORONTALO –  Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengeluarkan kebijakan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), tenaga honorer, dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mengenakan pakaian Pramuka menuai protes keras kalangan pegawai.

Perintah yang tertuang dalam surat resmi bernomor: 060/Bag.ORG/VIII/1399 dan diberlakukan serentak di semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Adanya instruksi itu, membuat hampir seluruh pegawai yang tidak memiliki seragam diwajibkan membeli baru, meskipun pakaian itu hanya dipakai sehari.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang ASN mengungkapkan, kewajiban membeli seragam baru terasa membebani, apalagi bagi pegawai honorer dan PPPK yang memiliki keterbatasan penghasilan.

“Seragamnya harus beli baru, cuma dipakai sekali. Rasanya rugi, apalagi harganya tidak murah,” ujar seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (12/8), sebagaimana diberitakan politikal.co.id.

Beberapa pegawai menyebut kebijakan ini tidak memiliki urgensi, memberatkan secara finansial, dan bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara.

Aturan pusat itu sama sekali tidak mencantumkan seragam Pramuka sebagai pakaian dinas resmi bagi ASN di Kemendagri maupun pemerintah daerah.

Yang membuat kebijakan ini semakin disorot adalah fakta bahwa di seluruh Provinsi Gorontalo, hanya Kabupaten Gorontalo yang menerapkannya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik, apakah keputusan tersebut berkaitan dengan jabatan Bupati Gorontalo yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Gorontalo.

“Kalau memang mau peringati Hari Pramuka, bisa dilakukan upacara atau kegiatan resmi. Tidak perlu memaksa semua pegawai beli baju baru yang ujungnya hanya disimpan di lemari,” tambah ASN tersebut.

Kebijakan ini dinilai sebagai contoh buruk dalam penyusunan aturan daerah, karena minim pertimbangan efisiensi dan berpotensi memunculkan konflik kepentingan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Safwan Bano, memberikan klarifikasi terkait imbauan pemakaian seragam Pramuka bagi ASN pada 14 Agustus 2025.

Safwan menegaskan kebijakan tersebut hanya bersifat imbauan dalam rangka memperingati Hari Pramuka secara nasional dan tidak ada pemaksaan.

“Bagi ASN yang sudah punya seragam Pramuka, boleh memakainya. Namun bagi yang belum memiliki, tidak ada konsekuensi atau sanksi apapun,” ujarnya via Whastapp call, Selasa (12/8).

Safwan menambahkan bahwa memakai seragam Pramuka ini bersifat sukarela dan tidak mengikat secara resmi.

“Ini sama seperti imbauan memakai baju batik pada hari-hari tertentu. Tidak ada konsekuensi bagi yang tidak memakai seragam Pramuka,” ujarnya.

Safwan juga mengungkapkan bahwa imbauan ini merupakan kebijakan daerah yang tidak berlaku di seluruh Provinsi Gorontalo. “Setiap daerah punya otonomi masing-masing,” imbuhnya*[].

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: politikal.co.id

Follow WhatsApp Channel gorontalo.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Bone Bolango Beri Dukungan Kafilah MTQ di Semarang (Judul)
Perkuat Iklim Usaha Daerah, INKINDO Gorontalo Siap Bersinergi dengan Para Ketua Kadin Terpilih Periode 2026–2031
BAPPEDA DI ERA PEMERINTAHAN ANTISIPATIF: SAATNYA PERENCANAAN DAERAH MELIHAT MASA DEPAN
Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang
Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi
Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango
Polemik Rekomendasi Kepala Daerah di Musyawarah KADIN: Mitra Strategis, Bukan Penentu Mandat Internal
Fikal Uloli Pimpin Kadin Bone Bolango, Andi Ilham: Nahkoda Baru, Energi Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:39 WIB

Wakil Bupati Bone Bolango Beri Dukungan Kafilah MTQ di Semarang (Judul)

Senin, 14 September 2026 - 12:35 WIB

BAPPEDA DI ERA PEMERINTAHAN ANTISIPATIF: SAATNYA PERENCANAAN DAERAH MELIHAT MASA DEPAN

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

Hanya Kadin Bone Bolango yang Tak Aklamasi, Fikal Uloli Keluar Jadi Pemenang

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Terpilih Aklamasi Nakhodai KADIN Kabupaten Gorontalo, Rais Nango: Tugas Kita Kerja Nyata, Bukan Polarisasi

Minggu, 13 September 2026 - 10:26 WIB

Koperasi GASS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Fikal Uloli Nakhodai Kadin Bone Bolango

Berita Terbaru