BONE BOLANGO [KLIKINDONESIA.CO] – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Bone Bolango menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi fokus utama perjuangan partai itu dalam periode mendatang.
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam rekomendasi tersebut adalah penguatan aspek perlindungan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai upaya konkret untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mewujudkan visi Bone Bolango Juara.
Ketua PK Tilongkabila Haris menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar jika dikelola secara maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rekomendasi Golkar di Musda itu saya kira jelas, Golkar harus menjadi garda terdepan dalam memastikan UMKM di Bone Bolango tidak hanya tumbuh, tetapi juga terlindungi dari persaingan yang tidak sehat dan memiliki akses yang mudah ke permodalan serta pasar,” ujar Haris usai pelaksanaan Musda, Sabtu kemarin (5/12) di Aula Kartini Kecamatan Kabila.
Rekomendasi tersebut kata dia mencakup beberapa langkah konkret yang pertama terkait akses permodalan.
Ia Mendorong fasilitasi pinjaman dengan bunga rendah melalui sinergi dengan Kopdes Merah Putih dan lembaga keuangan lainnya.
Kedua terkait peningkatan kualitas produk, dimana Haris menyarankan agar ada gagasan pelatihan intensif bersertifikasi untuk standardisasi produk, packaging, dan pemasaran digital.

“Sementara untuk perlindungan hukum, Golkar melalui rekomendasi Musda V mendorong percepatan penyusunan Ranperda terkait Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM termasuk legalitas perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi produk-produk unggulan local,” tegasnya.
Rekomendasi lainnya adalah terkait digitalisasi UMKM, dimana menurut Haris ikhtiar membangun platform e-commerce daerah yang terintegrasi untuk memasarkan produk UMKM Bone Bolango secara lebih luas.
Kaitannya antara UMKM dan Peningkatan PAD, dijelaskannya bahwa penguatan UMKM ini memiliki korelasi langsung dengan peningkatan PAD.
”Ketika UMKM tumbuh kuat dan berkelanjutan, dampaknya adalah peningkatan volume transaksi ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pada akhirnya, peningkatan kepatuhan dan kontribusi pajak serta retribusi daerah,” terangnya.
Tentu kata Harus ini adalah strategi yang realistis untuk mencapai target PAD yang lebih tinggi, yang merupakan kunci untuk membiayai program-program kesejahteraan rakyat dan mewujudkan Bone Bolango Juara.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











