MBG dan Idah Syahidah Rusli Habibie

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO – Banyak yang gagap saat jadi pejabat, terjebak pada aturan normatif saat bertemu masyarakat. Idah lain, ia memusatkan kekuasaan ada ditengah masyarakat, bukan pada pernak pernik kekuasaan melalui perangkat protokoler.

Idah dari awal merasa perlu menjadi pejabat bukan untuk merasakan kenikmatan, sepuluh tahun lebih dari cukup waktu yang dirasakannya menjadi istri Gubernur dan lima tahun jadi Wakil Rakyat di Senayan.

Lantas, apa yang membuatnya ingin jadi pejabat ? Semua karena cinta. Cintanya untuk rakyat. Atas pengalamannya selama lima belas tahun tersebut diatas, Idah tidak mengalami kesulitan memperlakukan jabatannya sebagai milik rakyat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang boleh berkata: politik itu kotor. Idah hadir membawa harapan bahwa politik suci. Kesucian itu terlihat dari cara Idah memperlakukan jabatannya dihadapan publik.

Pada sebuah kunjungannya di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kamis (29/01/2026), orang-orang disekelilingnya dibuat kaget, siswa-siswi didalam kelas diperlakukan seperti anak sendiri.

“Tolong makanan, buah dan sayur diubah ya, diganti dengan yang banyak gizinya, anak-anak ini masa depan kita semua”. ujarnya saat itu.

Cintanya bukan saat itu, tapi untuk masa depan. Ia berharap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo untuk anak sekolah berhasil, dimulai dari makanan yang sehat.

Keesokan harinya, Jum’at (30/01/2026), Pukul 04.30 Wita Idah menuju wilayah Barat Gorontalo, tepatnya di Kabupaten Boalemo. Tujuannya jelas, melakukan sidak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Idah ingin memastikan proses penyaluran MBG berjalan on the track. Dapur MBG diperiksa hingga ke akar-akarnya, satu per satu pekerja ditemui dan dievaluasi.

Cintanya untuk masa depan anak-anak kembali ia tegaskan: “Program MBG ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak, mereka adalah masa depan kita semua jangan ada yang lalai dalam program MBG”.

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klikindonesia

Berita Terkait

Pemda Gorontalo Utara Gandeng Koperasi GASS, Perkuat Ekonomi Daerah Berlandaskan PP Nomor 7 Tahun 2021
Sinyal Penyelamat: Jaringan WiFi Bikin Kebakaran Hutan di Desa Meranti Tapa Padam Cepat
Perkuat Karakter Anak di Era Digital, Pemkab Bone Bolango Gelar Pekan Kebudayaan dan HAN 2026
Buka Orientasi PPPK Angkatan V di Botumotolioluwo, Bupati Ismet Mile Tekankan Penguatan Nilai Dasar ASN
Sepak Bola Bukan Lagi Sekadar Hiburan, Waka Pedro Bau : Dorong Lahirnya ZRM CUP 18 Kecamatan
Buka ZRM Cup Botupingge, Bupati Ismet Mile: Sepak Bola Adalah Katalisator Ekonomi Rakyat!
Kades Huntu Utara Jasin Djabi Apresiasi Koperasi GASS, Sentuhan Nyata Ratusan Warga Miliki BPJS
Nyata Kawal Kesejahteraan, Koperasi GASS Kembali Salurkan 74 Kartu BPJS Ketenagakerjaan di Bone Bolango

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Pemda Gorontalo Utara Gandeng Koperasi GASS, Perkuat Ekonomi Daerah Berlandaskan PP Nomor 7 Tahun 2021

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sinyal Penyelamat: Jaringan WiFi Bikin Kebakaran Hutan di Desa Meranti Tapa Padam Cepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:46 WIB

Perkuat Karakter Anak di Era Digital, Pemkab Bone Bolango Gelar Pekan Kebudayaan dan HAN 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:53 WIB

Buka Orientasi PPPK Angkatan V di Botumotolioluwo, Bupati Ismet Mile Tekankan Penguatan Nilai Dasar ASN

Senin, 20 Juli 2026 - 19:53 WIB

Sepak Bola Bukan Lagi Sekadar Hiburan, Waka Pedro Bau : Dorong Lahirnya ZRM CUP 18 Kecamatan

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahli Waris Penerima Santunan Duka Doakan Kejayaan Koperasi GASS

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB