GORONTALO – Langkah inovatif Koperasi Global Akses Sejahtera (GASS) dalam mengakselerasi digitalisasi desa di Gorontalo mendapat apresiasi tinggi dari BPJS Ketenagakerjaan. Program ini dinilai bukan sekadar bisnis penyediaan internet, melainkan misi sosial yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Gorontalo, Sanco Simanullang, usai menghadiri pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi GASS, Sabtu (31/1) di BPMP Tilongkabila Bone Bolango.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sanco mengungkapkan kekagumannya terhadap model bisnis Koperasi GASS yang mengintegrasikan layanan teknologi dengan jaminan sosial. Menurutnya, kepedulian GASS terhadap perlindungan pekerja dan anggotanya menjadi pembeda utama dengan penyedia jasa internet lainnya.
“Ini sangat luar biasa dan tidak dimiliki pengusaha wifi lainnya. Selain menyediakan akses internet, Koperasi GASS juga memiliki kepedulian terhadap promosi jaringan pengaman sosial. Jadi, pelanggan mendapatkan servis sekaligus jaminan sosial,” ungkap Sanco.
Kolaborasi ini diprediksi akan membawa efek domino yang positif bagi daerah:
• Kesejahteraan Masyarakat: Anggota dan pekerja terlindungi oleh jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
• Transformasi Digital: Mempercepat akses informasi dan layanan publik di tingkat desa.
• Kontribusi Daerah: Meningkatkan potensi pendapatan asli desa dan retribusi daerah melalui aktivitas digital yang legal dan terorganisir.
Sanco menekankan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari negara hadir di tengah masyarakat melalui lembaga ekonomi rakyat.
“Kami mewakili negara merespons ini dengan sangat baik. Koperasi GASS membawa banyak manfaat: pelanggan dapat jaminan sosial, Pemda dapat retribusinya. Inisiatif ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh semua pihak,” tegasnya.
Dengan sinergi ini, Koperasi GASS bersama BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi role model kolaborasi antara koperasi dan lembaga negara. Visi besarnya adalah menciptakan ekosistem desa yang mandiri secara ekonomi, melek teknologi, dan memiliki standar perlindungan sosial yang mumpuni.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia













Komentar