BONE BOLANGO – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Ichsan (UNISAN) Gorontalo sukses menggelar kegiatan Penyuluhan dan Konsultasi Hukum di Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (12/2).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo, Dr. Hijrah Lahaling, S.Hi, MH, serta dihadiri oleh jajaran akademisi, mahasiswa, Ketua Koperasi GASS, dan Pemerintah Desa setempat.
Apresiasi Pemerintah Desa
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Huntu Utara, Abdul Gafur Patuti, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif pihak kampus. Beliau mengungkapkan bahwa program penyuluhan hukum sebenarnya merupakan salah satu agenda pemerintah desa, namun seringkali terkendala oleh keterbatasan anggaran.
”Alhamdulillah, pihak UNISAN berkenan menunjuk desa kami sebagai lokasi pelaksanaan. Hal ini sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan konsultasi sekaligus pendampingan hukum,” ujar Abdul Gafur.
Sarana Belajar Mahasiswa
Di sisi lain, Dekan FH UNISAN, Dr. Hijrah Lahaling, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian masyarakat sekaligus sarana edukasi bagi mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa dilatih untuk terjun langsung menghadapi permasalahan hukum yang ada di tengah warga.
”Kami ingin mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat. Mahasiswa dilatih mulai dari tahap observasi, perencanaan, hingga pelaksanaan penyuluhan dan konsultasi hukum,” jelas Dr. Hijrah.
Kolaborasi dengan Koperasi GASS
Ketua Koperasi GASS, yang juga merupakan mantan Kepala Desa Huntu Utara, turut memberikan dukungan penuh. Ia merasa bangga atas terpilihnya Huntu Utara sebagai titik awal kegiatan. Melihat dampak positifnya, ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut ke wilayah lain di Bone Bolango.
”Mengingat adanya efisiensi anggaran desa, GASS siap berkontribusi dan mendukung kegiatan ini. Rencananya, program serupa akan dilaksanakan di tiga desa rekomendasi kami, yakni Desa Huntu Utara (Bulango Selatan), Desa Keramat (Tapa), dan Desa Permata (Tilongkabila),” ungkapnya.
Dengan adanya sinergi antara akademisi, organisasi masyarakat, dan pemerintah desa, diharapkan kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Bone Bolango dapat terus meningkat meskipun di tengah keterbatasan fiskal daerah.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











