Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Yunus, SE, (kanan), Bupati Drs. H. Ismet Mile, MM (kiri) dan Sekda Bone Bolango Dr. Iwan Mustapa (tengah) dalam acara adat Tonggeyamo yang digelar Pemda Bone Bolango pada Kamis (19/3/2026). [F. Onal / PROKOPIM Bone Bolango].
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BONE BOLANGO – Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango, Faisal Yunus, memberikan pesan menyentuh terkait adanya perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
Pesan ini disampaikan Faisal usai mengikuti prosesi adat Tenggoyomo (pemberitahuan resmi hasil sidang isbat tingkat daerah) yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bone Bolango pada Jumat malam (20/3).
Menyikapi pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang dilakukan warga Muhammadiyah pada Jumat (20/3) dan penetapan Pemerintah melalui Kementerian Agama RI yang jatuh pada Sabtu (21/3), Faisal Yunus meminta seluruh lapisan masyarakat untuk mengedepankan sikap saling menghormati.
”Perbedaan waktu hari raya bukanlah hal baru bagi kita. Ini adalah bagian dari kekayaan ijtihad dalam Islam. Saya mengajak seluruh masyarakat Bone Bolango, khususnya di wilayah pesisir hingga pegunungan, untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah,” ujar legislator asal Partai NasDem tersebut.
Poin Utama Pesan Faisal Yunus diantaranya
• Toleransi Beragama: Menghargai saudara-saudara yang telah melaksanakan lebaran lebih awal.
• Spirit Kemenangan: Menekankan bahwa esensi Idul Fitri adalah kemenangan melawan hawa nafsu selama sebulan penuh, bukan sekadar perbedaan tanggal.
• Kamtibmas: Menghimbau warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari kemenangan.
Sebagai representasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bone Pesisir, Faisal menekankan bahwa solidaritas warga Bone Bolango selama ini sudah teruji.
”Malam ini kita berkumpul di Rujab Bupati dalam suasana khidmat Tenggoyomo. Ini membuktikan bahwa pemerintah dan tokoh masyarakat hadir untuk memberikan kepastian. Mari kita jadikan momentum ini untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi tanpa harus memperuncing perbedaan,” tambah Faisal.
Ia menutup pernyataannya dengan ucapan selamat. “Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H bagi yang merayakan hari ini maupun besok. mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf,” pungkasnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











