“GASS UMKM telah dirancang sedemikian rupa agar mampu memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah, sekaligus mendatangkan pundi-pundi pendapatan baru bagi pemerintah desa …”
BONE BOLANGO — Langkah konkret menuju akselerasi digital di tingkat pedesaan terus digalakkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sebuah diskusi hangat yang di gelar oleh Koperasi Global Akses Sejahtera (GASS) di Naffil Caffe, Bone Bolango, Kamis (16/7/2026), Yusuf Olii, selaku Bisnis Manager BM CV Lami Rizki Hulondalo memaparkan draf rencana strategis yang siap dipresentasikan di hadapan Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu bersama Koperasi GASS.
Pemaparan ini sengaja digelar untuk menjaring masukan dan saran dari para peserta yang hadir guna mematangkan konsep sebelum diajukan ke meja kepala daerah.
Hadir berkolaborasi dengan Koperasi Global Akses Sejahtera yang dinahkodai Bahrun Usman, inisiatif ini dirancang sebagai solusi cerdas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di wilayah pedesaan yang ada di Gorontalo Utara.
“Jika diberikan ruang untuk berkontribusi, kolaborasi ini berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah—khususnya Kabupaten Gorontalo Utara” ujar Yusuf dihadapan Tim Kerja Bupati Gorut Siswan Ahudulu dan Ketua Koperasi GASS Bahrun Usman.
Langkah ini kata Yusuf dinilai sangat selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Gorut Thariq Modanggu – Nurjanah Yusuf dalam membangun potensi Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis inovasi, IPTEK, serta sinergi daya saing yang kompetitif.
Berdasarian penelusuran media, pengembang di balik platform ini bukanlah pemain baru, rekam jejak mereka di dunia digital telah teruji sejak tahun 2015 dan salah satunya terkait pengembangan sistem m-Kios untuk kebutuhan konter dan toko seluler termasuk kerjasama dengan Pemerintahan Nelson Pomalingo selaku Bupati Kabupaten Gorontalo.
Aplikasi GASS UMKM hadir sebagai jawaban atas tantangan manajemen yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro di desa. Hebatnya lagi, aplikasi ini tidak sekadar menjadi alat bantu transaksi cuma-cuma.
“GASS UMKM telah dirancang sedemikian rupa agar mampu memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah, sekaligus mendatangkan pundi-pundi pendapatan baru bagi pemerintah desa,” tutur Yusuf menutup presentasinya.
Sementara itu Siswan Ahudulu yang hadir pada kesempatan itu berharap dengan matangnya draf presentasi ini, kehadiran platform GASS UMKM dapat segera mendapat lampu hijau dari Bupati Gorontalo Utara untuk menjadi motor penggerak baru ekonomi digital dari desa ke kota.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











