Laporan : Harissusanto
Editor: Mahmud Marhaba
BONE BOLANGO, KLIKINDONESIA – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango Lukman A. Daud terus menggenjot pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dicanangkan Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ikhtiar ini sebagai bentuk komitmen Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango dalam mengawal semua program Pemerintah Bone Bolango dan Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun perekonomian desa yang kuat dan mandiri.
“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai terobosan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan membangun kemandirian desa. Program ini sejalan dengan semangat perubahan yang ingin berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah,” ungkap Lukman saat memberikan sambutan sekaligus penguatan dalam pelaksanaan Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bulotalangi Barat, Kamis (1/5).
Di Bone Bolango sendiri kata dia, Program yang menargetkan pembentukan 160 Koperasi Desa dan 5 Koperasi Kelurahan Merah Putih, sudah mulai terbentuk. Saat ini sudah ada 29 Koperasi Merah Putih yang terbentuk se-Bone Bolango.
“Program ini akan membawa berbagai manfaat strategis, termasuk menekan kemiskinan ekstrem, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan,” terangnya.
Diyakini, kehadiran berbagai gerai pendukung seperti Gerai Sembako, Gerai Obat Murah, Gerai Klinik Desa, dan Unit Simpan Pinjam akan menjadi ujung tombak pelayanan ekonomi dan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa.
“Tentu program ini memiliki berbagai manfaat strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat desa saat ini. Antara lain memperpendek rantai pasok, meningkatkan nilai tukar petani (NTP), menekan pergerakan tengkulak, serta meningkatkan inklusi keuangan di pedesaan.
Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kata dia, sistem ekonomi yang lebih adil dan berkeadilan bagi masyarakat desa, akan terbangun.
“Insyaallah di Bone Bolango para petani akan mendapatkan harga yang lebih baik untuk hasil panennya. Sementara konsumen bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tuturnya.
Menurutnya, koperasi tak lagi bisa dipandang sebagai institusi ekonomi konvensional, melainkan harus bertransformasi menjadi lembaga modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pantauan media, kegiatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Bulotalangi Barat ini turut dihadiri pendamping desa, masing-masing Srikiyanti Olii, Irwan Daud, Sisfemliati Brandes dan Nasranto Ali.##














Komentar