“Tanpa ada profesionalisme, saudara bukan menjadi siapa-siapa. Olehnya itu, berharap agar ilmu yang diberikan dan disampaikan oleh pemateri dalam Bimtek ini harus dicatat, dikaji, dan diimplementasikan dalam berbagai tugas pengawasan di lapangan …”
GORONTALO [KLIKINDONESIA.CO] – Dalam upaya memperkuat sistem pengendalian intern dan meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, Inspektorat Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Internal Berbasis Risiko, Senin (23/6), bertempat di Hotel Fox Kota Gorontalo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural dan perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Bone Bolango Drs. H. Ismet Mile, MM.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan dimaksud dan berharap agar ilmu yang diberikan dan disampaikan dicatat, dikaji, dan diimplementasikan.
Tanpa ada profesionalisme, saudara bukan menjadi siapa-siapa. Olehnya itu, berharap agar ilmu yang diberikan dan disampaikan oleh pemateri dalam Bimtek ini harus dicatat, dikaji, dan diimplementasikan dalam berbagai tugas pengawasan di lapangan.
“Ingat tingkat keabsahan dan kebenaran hakiki dari pada hasil pekerjaan anda sekalian dalam bidang pengawasan, tidak sebatas hanya dipertanggungjawabkan kepada lembaga dan masyarakat, tapi juga kepada Allah SWT,” tegas Bupati Ismet Mile.
Bupati juga menyampaikan bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian penting dalam membangun budaya organisasi yang sadar risiko dan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
“Manajemen risiko bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan dalam menjamin keberhasilan pencapaian tujuan organisasi secara efisien dan efektif,” ujarnya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari BPKP, sekaligus memberikan materi seputar konsep dasar manajemen risiko, metode identifikasi dan analisis risiko, hingga penerapan manajemen risiko dalam kegiatan pemerintahan.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











