“Kita akan sangat berdosa, jangan sampai semangat ini hanya putus di forum ini. Kita butuh komitmen nyata yang bisa dipertanggungjawabkan lima tahun ke depan …”
BONE BOLANGO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Bone Bolango, Hamzah Idrus mendorong adanya pembentukan Panitia khusus (Pansus) Kemerdekaan Pinogu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Permintaan ini menggema dalam pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang digagas oleh Aliansi Pinogu Merdeka (APM) sebagai upaya menampung aspirasi masyarakat terkait persoalan akses jalan, kesehatan, dan pendidikan di wilayah Kecamatan Pinogu, Senin (6/10) di Gedung DPRD Bone Bolango.
Politisi PKS ini menyampaikan bahwa perjuangan untuk Pinogu tak boleh berhenti pada sebatas diskusi dan dokumentasi notulen. Ia meminta seluruh pihak, termasuk eksekutif dan legislatif, benar-benar menunjukkan keseriusan lewat langkah konkret.
“Saya kira kalua cuma bicara di forum semua bisa ko. Tapi apa setelah ini ada aksi nyata? Untuk itu saya mendorong perlu adanya pembentukan tim atau bahkan Panitia Khusus (Pansus) guna benar-benar mengawal proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Pinogu,” ujarnya dengan nada tegas.
Hamzah juga menegaskan jika dirinya telah konsisten memperjuangkan anggaran untuk Pinogu setiap tahunnya selama menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
“Sejak awal saya menjabat, komitmen saya setiap tahun untuk Pinogu itu Rp. 250 juta per tahun. Ini tidak sekadar bicara, tapi aksi nyata untuk kemerdekaan Pinogu,” terangnya.
Hamzah kemudian menyinggung terkait anggaran yang bisa digunakan sebagai bentuk komitmen awal.
“Olehnya saya mendorong ini agar ada kesepakatan bersama yang ditandatangani langsung dalam forum ini, untuk mengawal minimal alokasi dana Rp. 30 juta sebagai simbol gerakan bersama,” pintahnya.
Diakhir pernyataannya, Hamzah meminta agar ada komitmen bersama dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Pinogu, dan tidak hanya berakhir dalam forum FGD.
“Kita akan sangat berdosa, jangan sampai semangat ini hanya putus di forum ini. Kita butuh komitmen nyata yang bisa dipertanggungjawabkan lima tahun ke depan,” imbuhnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











