Meski kecewa, Yakub menegaskan bahwa DPRD pada dasarnya mendukung penuh investasi yang masuk ke daerah. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan komitmen keterbukaan dari pihak investor demi membangun kepercayaan publik.(F. GOPAS.ID).
BONE BOLANGO – Rencana DPRD Kabupaten Bone Bolango untuk membedah kejelasan proyek pembangunan smelter oleh PT Bumi Nusantara Perkasa Gorontalo masih membentur dinding kosong. Hingga saat ini, forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dirancang untuk membuka dialog antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat terus mengalami penundaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Ketua Komisi II DPRD Bone Bolango, Yakub Tangahu, membeberkan bahwa upaya memfasilitasi komunikasi terbuka ini sudah dua kali kandas.
“RDP pertama gagal terlaksana karena pihak perusahaan mangkir dari undangan DPRD. Sementara RDP kedua terpaksa dibatalkan karena sejumlah anggota legislatif harus menjalankan tugas kedinasan di luar daerah,” ungkap Yakub.
Investasi Didukung, Asal Terbuka
Meski kecewa, Yakub menegaskan bahwa DPRD pada dasarnya mendukung penuh investasi yang masuk ke daerah. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan komitmen keterbukaan dari pihak investor demi membangun kepercayaan publik.
”Kami mendukung investasi, tetapi perusahaan juga harus terbuka. Masyarakat berhak mengetahui perkembangan pembangunan, progres pengurusan dokumen perizinan, serta tahapan-tahapan yang sedang berjalan,” tegasnya.
Ia pun berharap pada penjadwalan berikutnya, pihak PT Bumi Nusantara Perkasa Gorontalo bisa kooperatif dan hadir memenuhi undangan.
Desak Sosialisasi Massal, Undang Guru hingga Tokoh Masyarakat
Senada dengan Yakub, Ketua Komisi II DPRD Bone Bolango, Sofyan Wahiji, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pembahasan bersama instansi teknis, disepakati bahwa perusahaan wajib menggelar sosialisasi berskala besar dan terbuka.
Sosialisasi ini dinilai mendesak agar masyarakat mendapatkan informasi akurat langsung dari sumbernya, sekaligus meredam isu-isu liar yang berkembang.
• Target Peserta Sosialisasi: Tokoh masyarakat, kepala sekolah, para guru, pemerintah daerah, DPRD, serta unsur terkait lainnya.
• Poin Krusial yang Wajib Dipaparkan:
◦ Progres nyata pembangunan fisik smelter.
◦ Tahapan dan legalitas dokumen perizinan.
◦ Rencana pengelolaan lingkungan.
◦ Komitmen dan dampak manfaat investasi bagi masyarakat sekitar.
Menjaga Iklim Investasi yang Sehat
Bagi DPRD Bone Bolango, indikator keberhasilan sebuah investasi tidak hanya dihitung dari angka rupiah yang masuk ke daerah, melainkan dari kepatuhan hukum dan transparansi publik.
Melalui komunikasi yang sehat, perusahaan memiliki panggung untuk menjelaskan proyeknya secara jernih, sementara hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat tetap terpenuhi. Keterbukaan inilah yang dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga iklim investasi yang kondusif di Bone Bolango.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











