Pedro berharap KNPI Cup U-16 tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan menjadi wadah konkret untuk menjaring bibit-bibit berbakat yang siap diorbitkan ke level daerah maupun nasional.
BONE BOLANGO – Ketua PSSI sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango, Zainudin Pedro Bau, menegaskan bahwa pembinaan usia dini adalah kunci utama untuk mencetak pesepak bola berkualitas. Guna mewujudkan hal tersebut, ia berkomitmen penuh menyukseskan gelaran turnamen KNPI Cup U-16 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Pedro, melahirkan atlet berprestasi tidak bisa instan dan hanya mengandalkan bakat alam. Dibutuhkan konsistensi pembinaan dan kompetisi yang bergulir sejak dini untuk membentuk fondasi yang kuat.
”Sebagai Ketua PSSI Bone Bolango, saya melihat turnamen usia dini seperti KNPI Cup U-16 sangat penting untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Pedro saat menghadiri konsolidasi program pembinaan bersama KNPI Bone Bolango.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ekosistem Olahraga
Sebagai pimpinan parlemen , Pedro menyatakan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kegiatan kepemudaan yang berdampak positif, khususnya di bidang olahraga. Namun, ia mengingatkan bahwa PSSI dan DPRD tidak bisa berjalan sendiri.
Ia menilai ekosistem olahraga yang sehat hanya akan tercipta jika ada sinergi yang kuat antara lima elemen kunci:
• Pemerintah Daerah
• Organisasi Kepemudaan (seperti KNPI)
• Asosiasi PSSI Kabupaten
• Klub-klub sepak bola lokal
• Dukungan penuh masyarakat
”Peran DPRD adalah memberikan dukungan terhadap program yang berdampak bagi masyarakat. Sementara sebagai Ketua PSSI, kami berkepentingan memastikan pembinaan pemain muda terus berjalan agar Bone Bolango memiliki regenerasi atlet yang berkualitas,” tambahnya.
Target Jangka Panjang: Bersaing di Kancah Nasional
Pedro berharap KNPI Cup U-16 tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan menjadi wadah konkret untuk menjaring bibit-bibit berbakat yang siap diorbitkan ke level daerah maupun nasional.
Dengan pembinaan yang berjenjang dan dukungan kolektif dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), ia optimistis talenta-talenta muda Bone Bolango akan mampu bersaing di tingkat provinsi hingga menembus panggung sepak bola nasional.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











