Tuntutan Mahasiswa Direspons DPRD Kabupaten Gorontalo, Anton: Kami Siap Koordinasikan dengan Aparat Hukum

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis mahasiswa Universitas Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo.

Puluhan aktivis mahasiswa Universitas Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo.

“Kekerasan terhadap mahasiswa bukan hanya persoalan kampus semata, melainkan masalah publik yang menyangkut hak asasi manusia …”

 

GORONTALO [KLIKINDONESIA.CO] – Guna mensikapi aksi demonstrasi puluhan aktivis mahasiswa Universitas Gorontalo di depan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo, anggota DPRD Anton Abdulah menyampaikan akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi, khususnya terkait dugaan tindakan premanisme terhadap aktivis mahasiswa.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD, Anton yang juga turun langsung menerima massa aksi di halaman kantor DPRD menegaskan bahwa lembaga legislatif tidak akan tinggal diam terhadap persoalan kekerasan yang mencederai ruang demokrasi dan kebebasan berekspresi di lingkungan mahasiswa.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan pimpinan DPRD, seluruh anggota, dan juga pihak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan teman-teman mahasiswa,” ujar Anton dihadapan masa aksi, Selasa (27/5/2025) sebagaimana dikuti dari RELATIF.ID.

Anton menilai bahwa kekerasan terhadap mahasiswa bukan hanya persoalan kampus semata, melainkan masalah publik yang menyangkut hak asasi manusia.

Ia pun mengatakan akan membawa aspirasi tersebut ke dalam rapat-rapat resmi DPRD dan mendorong agar kasus kekerasan itu diusut secara tuntas, transparan, dan adil.

Kedepan Anton berharap pihak aparat hukum juga dapat memberikan perlindungan kepada mahasiswa yang menyuarakan pendapat di ruang publik.

“Kami mendukung upaya mahasiswa dalam mengawal demokrasi. Tentu kekerasan dan intimidasi tidak boleh dibiarkan tumbuh di tengah masyarakat, apalagi di lingkungan akademik,” tukasnya.

Sebagai informasi, aksi tersebut digelar untuk mengecam tindakan premanisme yang dialami sejumlah aktivis mahasiswa, yang dinilai sebagai ancaman serius terhadap ruang demokrasi dan kebebasan sipil.*[]

Penulis : Harissusanto Toonawu

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: RELATIF.ID

Berita Terkait

Polres Bone Bolango Naikkan Status Kasus Dugaan Perzinahan DLU ke Tahap Penyidikan
Cara Unik Kejari Bone Bolango Dekati Warga: Manfaatkan Sepeda demi Efisiensi Energi dan Layanan Inklusif.
Membongkar Gurita Wifi Ilegal di Gorontalo: Badko HMI Sulutgo Seret Nama Telkom dan Pemerintah Daerah
Magnet Baru Beringin: Farid Gobel dan Gerbong Aktivis Resmi Perkuat Golkar Bone Bolango
Dugaan Penipuan di Kota Gorontalo Mengarah pada Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Bone Bolango?
Polres Bone Bolango Segera Gelar Perkara Kasus Dugaan Perzinahan yang Dilaporkan NM
Tak Terbukti Pidana, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Wakil Bupati Gorontalo Utara Dihentikan
Kajari Bone Bolango Jalin Silaturahmi dengan DPRD, Sinergi Tata Pemerintahan yang Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Polres Bone Bolango Naikkan Status Kasus Dugaan Perzinahan DLU ke Tahap Penyidikan

Rabu, 22 April 2026 - 07:47 WIB

Cara Unik Kejari Bone Bolango Dekati Warga: Manfaatkan Sepeda demi Efisiensi Energi dan Layanan Inklusif.

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WIB

Membongkar Gurita Wifi Ilegal di Gorontalo: Badko HMI Sulutgo Seret Nama Telkom dan Pemerintah Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:35 WIB

Magnet Baru Beringin: Farid Gobel dan Gerbong Aktivis Resmi Perkuat Golkar Bone Bolango

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:04 WIB

Dugaan Penipuan di Kota Gorontalo Mengarah pada Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Bone Bolango?

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahli Waris Penerima Santunan Duka Doakan Kejayaan Koperasi GASS

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB