“Ikhtiar ini sebagai bentuk komitmen kami kepala desa dalam mengawal semua program Pemerintah Bone Bolango dibawah Kepemimpinan Bupati Ismet Mile dan Wabup Risman Tolingguhu dan Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun perekonomian desa yang kuat dan mandiri,” (Safri Hadju)
BONE BOLANGO [KLIKINDONESIA.CO] – Kepala Desa Pinogu Permai Kecamatan Pinogu Kabupaten Bone Bolango berharap agar Koperasi Desa Merah Putih yang sudah dibentuk benar-benar mampu bekerja maksimal dalam rangka penguatan ekonomi desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program Koperasi Desa Merah Putih sebagai terobosan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan membangun kemandirian desa,” ujar Kepala Desa Safri Hadju usai pelaksanaan Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Pinogu Permai, Sabtu (31/5).
Program ini menurutnya, sejalan dengan semangat perubahan yang ingin berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah termasuk di Kecamatan Pinogu.

“Ikhtiar ini sebagai bentuk komitmen kami kepala desa dalam mengawal semua program Pemerintah Bone Bolango dibawah Kepemimpinan Bupati Ismet Mile dan Wabup Risman Tolingguhu dan Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun perekonomian desa yang kuat dan mandiri,” pungkasnya.
Sementara itu Kasie Ekbang Kecamatan Pinogu, Ramdan Mile yang mewakil Camat pada sambutannya menjelaskan bahwa upaya pembentukan Kopdes terus digenjot, dan Pinogu Permai menjadi desa terakhir yang mendirikan Koperasi Merah putih.
“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, komitmen bersama kepala-kepala desa, maka 5 desa yang ada di Kecamatan Pinogu tuntas melaksanakan pendirian Kopdes Merah Putih,” terangnya.
Program ini kata Ramdan tentu akan membawa berbagai manfaat strategis, termasuk menekan kemiskinan ekstrem, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan.
Diyakini, bahwa kehadiran berbagai gerai pendukung seperti Gerai Sembako, Gerai Obat Murah, Gerai Klinik Desa, dan Unit simpan pinjam akan menjadi ujung tombak pelayanan ekonomi dan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa.
“Tentu program ini memiliki berbagai manfaat strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat desa saat ini. Antara lain memperpendek rantai pasok, meningkatkan nilai tukar petani (NTP), menekan pergerakan tengkulak, serta meningkatkan inklusi keuangan di pedesaan,” tutup Ramdan.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











