“Selaku pemerintah di tingkat desa, tentu kami menaruh harapan besar dengan berjalannya program ini dapat meningkatkan swasembada pangan menuju lndonesia Emas 2045 dan semoga bisa bermanfaat bagi ketahanan pangan nasional kita, utamanya di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila …”
BONE BOLANGO [KLIKINDONESIA.CO] – Kepala Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila, Simson Panigoro, SE, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih sebesar-sebesarnya kepada jajaran Polda Gorontalo dan Pemda Bone Bolango yang telah memilih desa itu sebagai lokasi penanaman jagung serentak kuartal III.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tentu mendukung penuh program swasembada pangan, dan merasa bahagia dapat ikut berkontribusi dalam program penanamam jagung serentak hari ini,” ujarnya disela-sela pelaksanaan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial yang dilaksanakan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila, Rabu (9/7).

Selaku pemerintah di tingkat desa, tentu Simson menaruh harapan besar dengan berjalannya program ini dapat meningkatkan swasembada pangan menuju lndonesia Emas 2045 dan semoga bisa bermanfaat bagi ketahanan pangan nasional kita, utamanya di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengatakan sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan nasional, salah satu wujud strategis pemerintah untuk mendukung program ketahanan pangan bersama Polri khususnya Polres Bone Bolango berserta stakeholder yang ada.
”Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Polri mendukung penuh dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat, khususnya di Bone Bolango,” ujar Bupati Ismet.
Penanaman jagung dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Gorontalo, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bone Bolango, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Bone Bolango serta masyarakat tani setempat.
Dalam sambutannya, Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Simson Zet Ringu SIK., M.Si., mengucapkan terimakasih kepada segenap elemen yang terlibat dalam kegiatan itu.
Sementara Kapolri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dalam arahannya melalui online menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui keterlibatan pada setiap tahapan, mulai dari pencarian lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga jaminan penyerapan hasil panen.
Selain itu, Polri memberikan dukungan operasional secara bertahap kepada penyuluh pertanian lapangan berupa 500 unit alat penguji kesuperan tanah, serta kepada kelompok tani dan koperasi 89 unit alat pemibil jagung, 100 unit alat penguji kadar air, dan 93 unit alat pengering.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











