“Kami meyakini hal ini dapat terwujud, jika semua pihak memiliki kesadaran kolektif bahwa Pinogu adalah masalah bersama, Pinogu adalah asset yang harus tercerahkan …”
BONE BOLANGO – Pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) “Pinogu Merdeka” yang direncanakan pada Senin besok, (6/10) merupakan salah satu ikhtiar yang patut diacungi jempol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Betap tidak, diskusi ini tentu diharapkan menghasilkan kebijakan manusiawi untuk memerdekakan Pinogu dari keterbatasan akses jalan, kemiskinan dan ketidakadilan sosial.
Hamzah Idrus, salah satu wakil rakyat yang dimandatkan duduk di DPRD Provinsi Gorontalo menaruh harapan besar, agar FGD benar-benar menghasilkan kesepakatan yang mendatangkan aspek manfaat yang sebesar-besarnya bagi keberlangsungan kehidupan rakyat Pinogu.
Insyaallah di FGD nanti kata Hamzah, akan menjadi ruang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, tokoh, organisasi, hingga pemerintah daerah.
“Kita akan duduk bersama guna menyamai persepsi, sekaligus mencari jalan keluar berdasarkan regulasi yang ada,” ujar Hamzah pada media, Minggu (5/10).
Persoalan Pinogu menurutnya memang tidak semudah membalikan telapak tangan, upaya kolektif menemukan solusi yang realistis wajib hukumnya diikhtiarkan.
Politisi PKS ini menyampaikan, bahwa DPRD terus berikhtiar sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Pinogu. Salah satunya melalui upaya penganggaran pembangunan jalan dan fasilitas penunjang lainnya pada tahun 2026.
“Pada prinsipnya, kami wakil rakyat bersepakat mendukung percepatan pembangunan jalan serta fasilitas yang ada di Pinogu. Mudah-mudahan pada 2026 bisa dianggarkan,” jelasnya.
Meski demikian, keberhasilan pembangunan ini memerlukan dukungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Provinsi Gorontalo, hingga Pemerintah Pusat.
“Kami meyakini hal ini dapat terwujud, jika semua pihak memiliki kesadaran kolektif bahwa Pinogu adalah masalah bersama, Pinogu adalah asset yang harus tercerahkan,” tegasnya.
Diakhir komentarnya Hamzah berharap, FGD menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang lebih memadai dan pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berkompeten.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











