Audiensi jajaran Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. Bima Arya Sugiarto, menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan yang berlangsung hangat selama dua hari (26-27 Januari 2026) tersebut menjadi ruang diskusi terbuka untuk membedah sejumlah isu krusial terkait penguatan otonomi daerah dan fungsi legislatif di tingkat kabupaten.
Ketua Umum ADKASI, H. Siswanto, S.Pd., MH., menyampaikan aspirasi utama terkait urgensi revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
ADKASI mendorong agar posisi DPRD dikembalikan ke dalam rezim UU MD3, sehingga menempatkan DPRD sebagai lembaga legislatif murni di daerah, sebagaimana peran DPR RI di tingkat nasional.
”Kami ingin memperjuangkan penguatan kelembagaan DPRD agar lebih berdaya dan profesional. Kami berharap Bapak Mendagri dapat menjadi penjaga marwah DPRD,” tegas Siswanto.
Selain penguatan lembaga, ADKASI juga mengusulkan pencabutan moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), seperti aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya, serta membahas implikasi Putusan MK Nomor 135 terhadap revisi UU Pemilu mendatang.

Merespons hal tersebut, Wamendagri Bima Arya menekankan pentingnya sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal program prioritas nasional. Kolaborasi ini dianggap kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui implementasi Asta Cita.
Siswanto mengamini hal tersebut dengan menegaskan komitmen ADKASI sebagai mitra strategis pemerintah.
“ADKASI siap menjadi mitra konstruktif guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” imbuhnya.

Senada dengan Ketua Umum, Wakil Sekretaris Jenderal DPN ADKASI, Zainudin Pedro Bau, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menambahkan bahwa audiensi ini mempertegas peran ADKASI dalam membangun harmoni otonomi daerah.
”Tujuannya adalah menciptakan tata kelola yang lebih efektif dan efisien melalui penguatan fungsi legislasi serta regulasi yang responsif terhadap dinamika daerah yang kian kompleks,” jelas Pedro.
Di bawah kepemimpinan Siswanto, ADKASI berkomitmen terus mendorong transformasi DPRD kabupaten menjadi kekuatan penggerak pembangunan nasional yang berbasis langsung pada aspirasi akar rumput.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











