Bupati Ismet Mile saat menyalakan lampu botol pada perayaan Tumbilotohe di Kabupaten Bone Bolango, Senin (16/3/2026) malam. (F.Indra/Diskominfo)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BONE BOLANGO – Langit Kabupaten Bone Bolango tampak berbeda pada Senin (16/3/2026) malam. Ribuan kerlip lampu minyak mulai menghiasi halaman rumah warga, menciptakan pemandangan syahdu yang menandai datangnya malam Tumbilotohe.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, hadir langsung membaur di tengah masyarakat untuk merayakan tradisi “malam pasang lampu” ini. Didampingi jajaran Forkopimda, Sekda Iwan Mustapa, dan para pimpinan OPD, Bupati Ismet menegaskan bahwa Tumbilotohe bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol kemenangan spiritual.
Identitas Budaya yang Tak Lekang Oleh Waktu
Dalam sambutannya, Bupati Ismet Mile menyampaikan rasa bangganya terhadap masyarakat yang terus menjaga warisan leluhur ini. Menurutnya, Tumbilotohe adalah identitas kuat yang mendefinisikan jati diri masyarakat Gorontalo.
”Ini adalah peristiwa adat yang sudah berpuluh-puluh tahun dijaga dan terus diamalkan. Tradisi ini menjadi penanda sakral bahwa kita sedang melangkah menuju penghujung Ramadan,” ujar Ismet.
Lebih dari Sekadar Nyala Lampu
Meski secara visual Tumbilotohe memanjakan mata dengan deretan lampu di sepanjang jalan dan halaman, Ismet menekankan bahwa makna intinya terletak pada kedalaman batin. Tradisi yang dilaksanakan tiga malam menjelang Idulfitri ini mengandung tiga pilar utama:
• Kebersamaan: Gotong royong warga dalam menyiapkan lampu.
• Kekhidmatan: Suasana tenang yang mendukung ibadah di akhir Ramadan.
• Rasa Syukur: Bentuk apresiasi atas kekuatan menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
Momentum Mempererat Silaturahmi
Suasana di Bone Bolango malam itu terasa penuh kehangatan. Kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah kerumunan warga menunjukkan sinergi yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.
Bupati berharap, cahaya Tumbilotohe tidak hanya menerangi lingkungan fisik saja, tetapi juga menyinari hati masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan hingga hari kemenangan tiba.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











