BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus bergerak cepat memperkuat tata kelola keuangan daerah. Tak mau sekadar formalities, Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, memimpin langsung kunjungan kerja strategis ke Kemendagri dan Pemerintah Kota Bandung pada Rabu (29/7/2026).
Langkah ini diambil untuk memperkuat kinerja dan wewenang Tim Penyelesaian Kerugian Daerah Kabupaten Bone Bolango agar proses pemulihan aset serta keuangan negara berjalan lebih tegas, transparan, dan terukur.
Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Inspektur Daerah, Risman memulai agenda dengan berkonsultasi langsung ke Direktorat Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Di sana, tim mendalami regulasi ketat mulai dari mekanisme penetapan tanggung jawab, tata cara penagihan, hingga langkah hukum/administratif jika menghadapi pihak yang tidak kooperatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Banyak hal yang menjadi jauh lebih terang setelah mendapat arahan dari Kemendagri. Ini akan menjadi fondasi kuat bagi kami untuk membenahi tata kerja tim di daerah,” ungkap Risman.
Tak berhenti di Kemendagri, rombongan bertolak ke Kota Bandung untuk melakukan studi tiru. Kota Bandung dipilih karena dinilai sukses menerapkan best practice dalam percepatan penyelesaian kerugian daerah. Pemkab Bone Bolango mempelajari langsung bagaimana Bandung mengelola administrasi, membagi peran tim, hingga menerapkan strategi penagihan yang efektif.
Wabup Risman menegaskan, agenda ini bukan agenda seremonial belaka. Hasil dari konsultasi dan studi tiru ini akan langsung diterjemahkan menjadi aksi nyata di Bone Bolango.
”Insyaallah, semua masukan dari Kemendagri dan praktik baik dari Kota Bandung akan segera kami formulasikan dan terapkan. Goal akhirnya jelas: mempercepat pemulihan kerugian daerah dan mewujudkan tata kelola keuangan Bone Bolango yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepastian hukum,” tegasnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhabah
Sumber Berita: Klikindonesia











