“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Koperasi GAS yang terus melahirkan terobosan program dan membenahi tata kelola internalnya. Semua ini demi kemaslahatan dan perlindungan nyata bagi rakyat,” pungkas Pedro.
BONE BOLANGO – Keterbatasan anggaran daerah akibat efisiensi nasional menuntut pemerintah daerah memutar otak dalam memenuhi hak jaminan sosial warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjawab tantangan tersebut, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua Badan Pengawas Koperasi Global Akses Sejahtera (GASS), Zainudin Pedro Bau, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor usaha.
Dalam sambutannya di Desa Meranti Kecamatan Tapa, Selasa (30/6), Pedro Bau mengapresiasi sinergi erat antara Koperasi GASS dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Langkah nyata ini menjadi salah satu pendorong suksesnya Bone Bolango menembus Peringkat ke-10 Nasional sekaligus Peringkat ke-1 di Provinsi Gorontalo dalam cakupan (coverage) BPJS Ketenagakerjaan, dengan lonjakan kepesertaan mencapai 77%.
“Pencapaian luar biasa ini adalah buah dari kolaborasi yang solid antara stakeholders, badan usaha, pemerintah desa, serta keberlanjutan visi kepemimpinan daerah,” ujar Pedro di hadapan Kepala Desa Meranti, Ketua Koperasi GAS Bahrul Usman, Bendahara Bung Farid, dan warga setempat.
Meski menorehkan prestasi gemilang, Ketua DPD Golkar Bone Bolango itu mengingatkan bahwa pekerjaan rumah belum usai. Saat ini, masih ada sekitar 25.000 warga Bone Bolango yang belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
”Di tengah situasi efisiensi fiskal, pembiayaan yang bersumber dari APBN, APBD, maupun Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sudah tidak lagi mampu menanggung seluruh kebutuhan jaminan sosial masyarakat secara mandiri. Oleh karena itu, sektor usaha seperti Koperasi GASS hadir sebagai pilar keempat pembiayaan yang sangat krusial,” tegasnya.
Koperasi GAS yang awalnya bergerak di bidang jasa telekomunikasi di Provinsi Gorontalo, kini terus bermutasi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan perlindungan sosial. Beberapa rekam jejak strategisnya meliputi:
• Pengembangan Ekoraf: Kerja sama dengan BUMD Gorontalo Utara di Pantai Dionumo untuk pemberdayaan ekonomi.
• Ekspansi Regional: Kolaborasi strategis bersama Impotek di Manado.
• Penguatan Kelembagaan: Pelaksanaan RAT Buku 2025 di Tilongkabila yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Ibu Ida, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota.
Di akhir pidatonya, Pedro Bau meminta masyarakat memaklumi jika beberapa proyek fisik seperti jalan dan jembatan mengalami penundaan akibat penyesuaian anggaran ini.
Sebagai gantinya, pemerintah memprioritaskan keselamatan dan jaminan sosial jiwa masyarakat melalui kerja sama salah satunya dengan Koperasi GASS.
”Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Koperasi GAS yang terus melahirkan terobosan program dan membenahi tata kelola internalnya. Semua ini demi kemaslahatan dan perlindungan nyata bagi rakyat,” pungkas Pedro.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











