Ibrahim Bouti yang ditemani politisi Bone Bolango Miftahudin Jasin, bahkan mengaku siap menjalin kerja sama dengan pihak Koperasi GASS dalam mewujudkan pemerataan akses internet di beberapa desa yang ada di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara.
GORONTALO [KLIKINDONESIA.CO] – Ikhtiar koperasi GAS dalam mewujudkan desa digital ternyata tidak hanya disambut baik Pemda Bone Bolango, namun kali ini tokoh Pohuwato Ibrahim Bouti turut memberikan apresiasinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan yang dihelat di Buido Coffee Kota Gorontalo, Kamis (10/7), mantan birokrat Pohuwato itu tertarik atas visi dan program yang digagas Koperasi GASS dibawah nahkoda Bahrun Usman sebagai ketuanya.
Ibrahim yang ditemani politisi Bone Bolango Miftahudin Jasin, bahkan mengaku siap menjalin kerja sama dengan pihak Koperasi GASS dalam mewujudkan pemerataan akses internet di beberapa desa yang ada di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara.
“Insya Allah program ini bisa jalan juga di Pohuwato dan Gorut, karena begitu banyak asas manfaat baik untuk masyarakat pedesaan maupun kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa disumbangsikan,” ujar Ibrahim.
Sebagai warga yang peduli terhadap masa depan daerahnya, tentu langkah yang diambil Ibrahim Bouti menggandeng Koperasi GASS dalam mewujudkan desa digital layak untuk diacungi jempol.
Sebelumnya, Ketua Koperasi GASS Bahrun Usman yang turut didampingi pengurus lainnya, turut memaparkan beberapa program strategis yang menjadi unggulan mereka dibanding koperasi-koperasi lainnya yang ada di Provinsi Gorontalo.
Menurut Bahrun, program desa digital yang mereka usung tidak lain merupakan inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
“Program ini nantinya mencakup berbagai aspek, seperti pengembangan infrastruktur internet, pelatihan literasi digital, dan penerapan teknologi dalam layanan administrasi desa,” tuturnya.
Secara individual, program yang langsung menyentuh masyarakat miskin salah satunya pengadaan beasiswa setiap desa 1 orang, program BPJS, dan pemberian bantuan hukum.
Kata Bahrun, transformasi desa saat ini menjadi desa digital bukan sekadar wacana, melainkan ini suatu keniscayaan di era modern, termasuk Kabupaten Pohuwato dan sekitarnya.

Miftahudin Jasin dalam kesempatan itu turut menyampaikan bahwa saat ini kurang lebih dari 12.000 desa di Indonesia ditargetkan untuk dipercepat layanan internetnya.
Miftah yang juga Ketua Tim Kerja Bupati Bone Bolango, melihat bahwa hadirnya Koperasi GASS diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses terhadap informasi, pendidikan, kesehatan, serta mendorong ekonomi berbasis teknologi.
Dengan sistem administrasi berbasis digital, maka masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan administratif seperti pembuatan KTP atau izin usaha secara online.
“Aspek terpenting dalam penggunaan teknologi ini tidak lain mengurangi birokrasi yang berbelit-belit dan meningkatkan transparansi dalam tata kelola desa. Tentu ini sangat membantu pemerintah,” pungkasnya.*[]
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia











