“Yang panjang urusannya itu jika tanah yang dijual tidak memiliki sertifikat, semua pihak mengklaim bahwa itu miliknya. Naah tentu ini butuh pembuktian secara fisik. Beda jika tanah yang dijual memiliki sartifikat, akan mudah proses jual belinya …”
BONE BOLANGO [KLIKINDONESIA.CO] – Masalah penjualan lahan milik warga pada PT. GM di Desa Mootawa, Kecamatan Bone Raya Kabupaten Bone Bolango, yang menyerat nama kepala desa setempat, mendapat respon Camat Bone Raya Kabupaten Bone Bolango.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada media, Camat Hartian Nasibu mengaku telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk proses penyelesaian sengketa baik antara penjual dan pembeli dari pihak PT. GM, meskipun belum membuahkan hasil maksimal.
“Saat dapat instruksi, kami segera melakukan pertemuan baik dengan pemerintah desa Mootawa, pihak terkait Bapak Idris Lapatu dan pak Kahar (saudaranya Nani sebagai pelapor). Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab moril,” jelasnya.
- Ketua Kelompok Tani Desa Dulohupa Terima Bantuan Sarana Produksi dan Alat Mesin Pertanian dari Pemerintah
- Kadis Dinsos-PMD Lantik PAW Anggota BPD Pilohayanga, Dirangkaikan Penyerahan Bantuan dan Monitoring BUMDes
- Rapat Revitalisasi BUMDes Desa Pilohayanga Barat Sekaligus Pemilihan Pengurus Karang Taruna

Dikatakannya prose penyelesaian sengketa jual beli tanah ini tidak semudah membalikan telapak tangan, apalagi melibatkan pihak perusahaan yang tentu prosesnya panjang.
Karena segala sesuatu yang berhubungan dengan jual beli tanah memiliki peristiwa hukum tersendiri.
Meski demikian, Camat Hartian selalu mengingatkan pemerintah desa untuk berhati-hati dalam proses pengambilan keputusan, apalagi hal itu menyangkut jual beli lahan.
“Yang panjang urusannya itu jika tanah yang dijual tidak memiliki sertifikat, semua pihak mengklaim bahwa itu miliknya. Naah tentu ini butuh pembuktian secara fisik. Beda jika tanah yang dijual memiliki sartifikat, akan mudah proses jual belinya,” terangnya lagi.
Jika tanah belum bersertifikat, kata camat, maka proses jual beli akan lebih panjang dan membutuhkan proses pendaftaran tanah secara sistematik.
Sehaingganya kata dia, peran penting Kepala Desa sebagai PPAT Sementara sangat penting dalam proses jual beli tanah di desa masing-masing.*[]
- Dongkrak Ekonomi Desa, BUMDes Gemilang Pilohayanga Kucurkan Rp140 Juta untuk Budidaya 500 Ekor Ayam Petelur
- Semarak Maulid Nabi di Desa Tamboo Bone Bolango: Rawat Tradisi Tolangga dan Pererat Silaturahmi Warga
- Momen Khidmat Maulid Nabi di Masjid Al-Ikhlas Desa Tamboo, Ketua Takmirul Ajak Jemaah membersamai Memperingati maulid Nabi SAW
Penulis : Harissusanto Toonawu
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klikindonesia













Komentar